TANJUNGPINANG

Langkah Perjuangan: Ratusan Perempuan Tanjungpinang Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Langkah Perjuangan: Ratusan Perempuan Tanjungpinang Hidupkan Semangat Kemerdekaan.f,-8st

TANJUNGPINANG – Pagi di Terminal Sungai Carang, Bintan Center, Tanjungpinang, Minggu (23/8/2026), terasa berbeda. Ratusan perempuan dari berbagai kalangan berkumpul, mengenakan pakaian dan atribut masing-masing, bersiap menempuh perjalanan sejauh 8 kilometer.

Bukan sekadar olahraga, langkah mereka menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gerak Jalan Proklamasi Putri 8 Kilometer tingkat Kota Tanjungpinang menjadi ruang untuk merawat semangat perjuangan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Bendera start dikibarkan Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar.

Didampingi Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni Lis Darmansyah, Dewi Ansar melepas ratusan peserta yang berasal dari unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, sekolah hingga organisasi kemasyarakatan.

Ketika langkah pertama dimulai, jalanan Tanjungpinang berubah menjadi bagian dari panggung peringatan kemerdekaan.

Ada semangat, kebersamaan dan keceriaan yang terlihat dari para peserta. Mereka berjalan bersama, melewati sejumlah ruas jalan kota dengan satu tujuan: mencapai garis finis sekaligus membawa pesan persatuan.

Bagi Dewi Ansar, gerak jalan tersebut memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar perlombaan.

“Jadikan momentum ini untuk bersama-sama mengimplementasikan semangat perjuangan dan kebersamaan, serta semakin mempererat persatuan masyarakat, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Dewi Ansar.

Semangat perjuangan para pahlawan, menurutnya, tidak cukup hanya dikenang melalui upacara dan seremoni. Nilai perjuangan harus diteruskan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dengan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Gerak Jalan Proklamasi Putri menjadi gambaran sederhana bagaimana semangat itu dapat diwujudkan. Perempuan dari berbagai latar belakang berjalan dalam satu kegiatan, tanpa membedakan profesi, usia maupun latar organisasi.

Mereka dipertemukan oleh satu semangat yang sama: memperingati kemerdekaan Indonesia.

Rute sepanjang 8 kilometer pun membawa peserta menyusuri sejumlah kawasan penting di Tanjungpinang.

Dari Terminal Sungai Carang, perjalanan bergerak menuju Simpang Tiga Pasar Bestari, Simpang Tiga Polsek Tanjungpinang Timur, kawasan Kedai Kopi Baru 10, hingga Jalan D.I. Panjaitan.

Langkah kemudian berlanjut melewati sejumlah persimpangan lampu merah, Jalan Gatot Subroto, Simpang Perla dan Jalan Ir. Sutami. ..

Peserta selanjutnya menuju kawasan Inspektorat, melintasi Bundaran Pamedan, sebelum berputar balik dan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Pamedan sebagai garis finis.

Delapan kilometer menjadi jarak yang harus ditaklukkan. Namun, di balik jarak tersebut terdapat semangat untuk menunjukkan bahwa kemerdekaan masih memiliki tempat yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Gerak jalan juga menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan membutuhkan langkah bersama. Tidak harus dengan sesuatu yang besar.

Berjalan bersama, saling menyemangati dan hadir dalam kegiatan masyarakat pun menjadi bagian dari upaya merawat kebangsaan.

Di tengah perkembangan zaman, kegiatan seperti ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan kembali masyarakat secara langsung. Mereka berbagi cerita, saling menyapa dan merasakan atmosfer kemerdekaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Dari Terminal Sungai Carang hingga Lapangan Pamedan, ratusan perempuan Tanjungpinang meninggalkan jejak langkah mereka.

Jejak itu bukan hanya sepanjang delapan kilometer.

Lebih dari itu, setiap langkah menjadi simbol bahwa semangat perjuangan tidak pernah berhenti. Ia terus bergerak, dari generasi ke generasi, dari para pahlawan kepada masyarakat hari ini, dan dari jalan-jalan kota menuju masa depan Indonesia.

Di Tanjungpinang, semangat Proklamasi kembali menemukan maknanya: berjalan bersama, menjaga persatuan dan terus melangkah untuk Indonesia. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *