Sekda Misni Turun Langsung, Pastikan Gurindam XII Tetap Bersih dan Nyaman

TANJUNGPINANG — Pagi itu, kawasan Gurindam XII di tepi laut Tanjungpinang kembali menjadi ruang kebersamaan. Bukan sekadar tempat masyarakat menikmati panorama laut, kawasan yang menjadi salah satu ikon ibu kota Provinsi Kepulauan Riau itu juga menjadi sasaran gotong royong jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, Selasa (18/8/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Provinsi Kepri Yodi Yantari serta sejumlah pegawai, Misni ikut membersihkan pelataran dan jalan di kawasan Gurindam XII.
Tidak hanya memungut sampah, Misni bahkan turun langsung menggosok lantai pelataran menggunakan cairan pembersih dan air.
Aktivitas itu menjadi gambaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya soal memberikan instruksi, tetapi juga tentang keteladanan.
Usai membersihkan kawasan, Misni berkeliling meninjau sejumlah zona yang menjadi lokasi gotong royong masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia memastikan para pegawai menjalankan kegiatan dengan baik dan lingkungan yang menjadi tanggung jawab mereka benar-benar dibersihkan.
Bagi Pemerintah Provinsi Kepri, gotong royong bukan kegiatan seremonial. Aktivitas tersebut telah menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dipelihara.
Misni mengatakan, kegiatan gotong royong dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Kepri yang menginstruksikan setiap pegawai untuk membersihkan lingkungan kerja setiap Selasa.
“Untuk itu, hari ini kita mengajak beberapa OPD untuk bersama-sama bergotong royong membersihkan kawasan Gurindam XII ini,” ujar Misni.
Di balik kegiatan sederhana tersebut, terdapat pesan yang lebih besar. Pemerintah ingin memastikan ruang publik tetap terawat sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati kawasan tepi laut dengan nyaman.
Gurindam XII sendiri merupakan salah satu kawasan yang menjadi wajah Kota Tanjungpinang. Dengan hamparan laut dan ruang terbuka yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas, kebersihan kawasan menjadi bagian penting dalam menjaga daya tarik destinasi tersebut.
“Apalagi kawasan Gurindam XII ini menjadi salah satu ikon destinasi wisata di ibu kota Provinsi Kepri. Karena itu, kebersihannya harus kita jaga,” kata Misni.
Menurutnya, menjaga kawasan tersebut tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah. Perawatan fasilitas dan kebersihan membutuhkan kepedulian bersama, termasuk dari masyarakat yang setiap hari memanfaatkan ruang publik tersebut.
Misni juga mengingatkan pentingnya menjaga berbagai fasilitas yang tersedia agar tetap berfungsi dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kalau bersih dan terjaga, tentu enak, indah dilihat, dan nyaman untuk terus didatangi. Mari kita jaga bersama kebersihan kawasan Gurindam XII ini,” tegasnya.
Gotong royong yang dipimpin Misni akhirnya bukan sekadar aktivitas membersihkan sampah dan lantai. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa wajah sebuah kota dibentuk dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama.
Ketika pemerintah turun langsung, masyarakat pun diharapkan ikut mengambil bagian. Sebab, menjaga Gurindam XII tetap bersih dan nyaman berarti turut merawat salah satu ruang publik sekaligus wajah pariwisata Tanjungpinang. (bs]


