NASIONALOLAHRAGA

Kepri Mundur dari Tuan Rumah Porwil XII Sumatera 2027, SIWO PWI Kepri Soroti Perencanaan Olahraga Daerah

TANJUNGPINANG – Keputusan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membatalkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) XII Sumatera Tahun 2027 menuai perhatian berbagai kalangan, termasuk insan olahraga dan wartawan olahraga di daerah.

Pembatalan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Nomor B/400.4/726/DISPORA-SET/2026 tertanggal 23 Juni 2026 yang ditujukan kepada Ketua Umum KONI Pusat.

Dalam surat itu, Pemprov Kepri menyatakan belum memenuhi standar kesiapan infrastruktur, sarana-prasarana olahraga, venue pertandingan, serta kemampuan keuangan daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga terbesar tingkat Sumatera tersebut.

Sekretaris Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Provinsi Kepri, Abas, menilai keputusan tersebut menjadi sinyal bahwa pembinaan dan perencanaan olahraga di daerah perlu mendapat perhatian lebih serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Keputusan ini tentu sangat disayangkan. Porwil bukan hanya ajang pertandingan olahraga, tetapi juga momentum untuk meningkatkan prestasi atlet, memperkenalkan daerah, dan menggerakkan sektor ekonomi serta pariwisata,” kata Abas, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, Kepri telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porwil XII Sumatera sejak beberapa tahun lalu. Dengan rentang waktu persiapan yang cukup panjang, seharusnya berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipetakan dan dipersiapkan secara bertahap.

“Penunjukan tuan rumah bukan keputusan yang mendadak. Karena itu, mundurnya Kepri tentu menimbulkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana perencanaan dan persiapan yang telah dilakukan selama ini,” ujarnya.

Abas menegaskan bahwa dampak keputusan tersebut tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi juga atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat yang berharap Kepri dapat menjadi tuan rumah event olahraga bergengsi tersebut.

Ia berharap pembatalan menjadi bahan evaluasi bersama bagi Pemerintah Provinsi Kepri, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta KONI Kepri untuk menyusun langkah strategis yang lebih matang dalam pengembangan olahraga prestasi.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana perhatian terhadap atlet tidak berkurang. Pembinaan harus tetap berjalan dan target prestasi olahraga Kepri tidak boleh terpengaruh oleh keputusan ini,” tegasnya.

Abas juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat Kepri akan menghadapi sejumlah agenda olahraga penting, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri 2026 yang akan digelar di Kota Tanjungpinang.

“Jangan sampai energi dan fokus olahraga daerah justru terpecah. Semua pihak harus memastikan Porprov berjalan sukses sebagai wadah pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pembatalan Kepri sebagai tuan rumah Porwil XII Sumatera 2027 kini menunggu tindak lanjut dari KONI Pusat bersama KONI se-Sumatera untuk menentukan daerah pengganti yang akan menjadi penyelenggara ajang multi event empat tahunan tersebut.

Keputusan ini sekaligus menjadi catatan penting bagi dunia olahraga Kepri untuk memperkuat perencanaan, kesiapan infrastruktur, dan komitmen bersama dalam menghadirkan event olahraga berskala regional maupun nasional di masa mendatang. (mas)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *