KARIMUN

Selain Batam Gubernur Ansar Dorong Karimun Jadi Motor Baru Ekonomi Utara Indonesia

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa Kabupaten Karimun memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai motor baru perekonomian di kawasan utara Indonesia.

Dengan posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berhadapan langsung dengan Singapura serta Malaysia, Karimun dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan.

Hal itu disampaikan Ansar saat membuka Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI bertema “Membedah Potensi Ekonomi Karimun Kepulauan Riau” di Aston Batam Hotel & Residence, Sabtu (13/6/2026).

Dalam paparannya, Ansar mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyiapkan roadmap transformasi ekonomi sebagai pijakan pembangunan jangka panjang.

Langkah tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan posisi Kepri sebagai gerbang ekonomi Indonesia di kawasan utara yang memiliki kedekatan geografis dengan pusat-pusat ekonomi Asia Tenggara.

“Kita ingin mengembalikan Kepri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Indonesia. Potensi yang kita miliki sangat besar, baik dari sektor industri, perdagangan, jasa, pariwisata maupun kemaritiman,” ujar Ansar.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah terus memperjuangkan berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan jembatan penghubung hingga peningkatan sarana transportasi yang mampu memperkuat konektivitas antarpulau dan membuka akses menuju kawasan investasi.

Karimun, lanjut Ansar, memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Selain berada di jalur perdagangan internasional, kabupaten tersebut telah memiliki kawasan industri yang terus berkembang serta peluang besar untuk pengembangan industri berbasis teknologi tinggi.

“Karimun mempunyai potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu andalan ekonomi Kepri. Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, baik antarpulau maupun ke negara tetangga, peluang pertumbuhannya sangat terbuka,” katanya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur transportasi udara sebagai penopang mobilitas masyarakat dan dunia usaha. Peningkatan kapasitas bandara di Karimun dinilai akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan investasi, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi yang semakin dinamis.

Di sektor pariwisata, Ansar menyampaikan optimisme terhadap tren pemulihan yang terus berlangsung pascapandemi Covid-19.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau terus mengalami peningkatan, didukung oleh kedekatan wilayah dengan Singapura dan Malaysia serta semakin baiknya konektivitas transportasi.

Pemerintah Provinsi Kepri, kata Ansar, terus memperkuat daya saing destinasi wisata melalui peningkatan infrastruktur, promosi, serta pengembangan atraksi yang mampu menarik lebih banyak wisatawan asing maupun domestik.

Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Kepala BP Kawasan Karimun Iwan Setiawan, serta Kepala Bidang Perhubungan Laut Pemprov Kepri Azis Kasim Djou.

Kegiatan juga dihadiri Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembiring, jajaran pengurus PKS Kepri, anggota DPRD, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan.

Melalui forum akademik tersebut, berbagai gagasan strategis dibahas untuk memperkuat peran Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menopang kemajuan Kepulauan Riau sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kawasan ekonomi utara.

Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Karimun diyakini memiliki peluang besar menjadi salah satu simpul penting pembangunan nasional di wilayah perbatasan. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *