BATAM

Di Wisuda UIS, Ansar Tegaskan Investasi SDM adalah Masa Depan Kepri

BATAM, – Di tengah derasnya arus transformasi digital yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, perguruan tinggi dituntut tidak hanya melahirkan lulusan berijazah, tetapi juga generasi yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan bersaing di tingkat global.

Pesan itulah yang mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda XIV Universitas Ibnu Sina (UIS) yang dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Ballroom Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (2/6/2026).

Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi wisuda yang diikuti 365 lulusan Program Sarjana dan Magister dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, serta Fakultas Ilmu Kesehatan.

Bagi para wisudawan, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal memasuki dunia yang penuh tantangan baru.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengajak para lulusan untuk melihat perubahan zaman sebagai peluang, bukan ancaman.

Menurutnya, dunia kini telah memasuki era Society 5.0, sebuah konsep yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kehidupan manusia untuk menciptakan solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

Artificial Intelligence (AI), Big Data, hingga Internet of Things (IoT), kata Ansar, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, faktor manusia tetap menjadi penentu utama.

“Teknologi hanyalah alat. Manusialah yang menentukan arah dan nilai dari pemanfaatan teknologi itu sendiri,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kecerdasan teknologi tidak akan berarti tanpa didukung sumber daya manusia yang memiliki karakter, integritas, dan kemampuan berpikir kritis. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan.

Bagi Provinsi Kepulauan Riau, pembangunan sumber daya manusia memang menjadi investasi jangka panjang yang terus diperkuat.

Ansar menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Komitmen tersebut terlihat dari besarnya alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 21 persen dari total APBD, melampaui ketentuan minimal yang diamanatkan undang-undang.

Berbagai program juga terus dijalankan, mulai dari pemberian beasiswa, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu, subsidi transportasi pelajar, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Hasilnya mulai terlihat. Dalam kurun 2022 hingga 2025, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyalurkan beasiswa kepada 1.187 mahasiswa dengan total anggaran hampir Rp3 miliar.

Program tersebut menjadi salah satu upaya membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Kepri.

Di hadapan para wisudawan, Ansar juga mengingatkan bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, tantangan untuk terus meningkatkan kompetensi akan semakin besar.

Era digital menuntut setiap individu untuk terus memperbarui pengetahuan, menguasai teknologi baru, dan memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi.

Mereka yang mampu belajar sepanjang hayat akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti mengembangkan diri,” pesan Ansar kepada para lulusan.
Wisuda XIV Universitas Ibnu Sina tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum lahirnya harapan baru bagi pembangunan daerah.

Di tengah kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten dan inovatif, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan Kepulauan Riau sekaligus membawa manfaat bagi bangsa.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Universitas Ibnu Sina juga menyampaikan dukungan dan solidaritas kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang tengah memperjuangkan hak-hak kemerdekaannya.

Sikap tersebut menjadi refleksi bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi ratusan wisudawan yang meninggalkan ruang wisuda hari itu, masa depan kini terbentang luas. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan kemampuan menguasai teknologi, mereka diharapkan menjadi generasi unggul yang mampu membawa Kepulauan Riau melangkah lebih maju di tengah persaingan global yang semakin dinamis. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *