Buka Pendaftaran TPQ Namirah Cahaya Garden Hadirkan Pendidikan Mengaji Usia Dini dengan Metode Qira’ati



BATAM, katasiber – Di tengah pesatnya perkembangan Kota Batam, kebutuhan akan pendidikan agama bagi anak-anak usia dini menjadi perhatian penting bagi banyak orang tua.
Bukan sekadar belajar membaca huruf hijaiyah, namun juga membangun pondasi akidah dan akhlak sejak kecil.
Semangat itulah yang terus dijaga TPQ Namirah Cahaya Garden Batam.
Lembaga pendidikan Al-Qur’an ini kembali membuka pendaftaran santri baru Tahun Ajaran 1447 Hijriah atau 2026, dengan program pembelajaran mengaji sejak usia dini menggunakan metode Qira’ati.
Menariknya, TPQ Namirah Cahaya Garden menerima santri mulai usia 2,5 tahun dan mulai belajar mengaji tepat di usia 3 tahun.
Sebuah langkah yang menunjukkan pentingnya memperkenalkan Al-Qur’an kepada anak sejak masa pertumbuhan awal.
Di lingkungan TPQ ini, anak-anak tidak hanya diajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dibekali pemahaman Aqidah Ahlusunnah Waljamaah sebagai dasar dalam membentuk karakter dan akhlak islami.
Para pengajar dengan sanad keilmuan yang jelas menjadi bagian penting dalam proses pendidikan tersebut.
Dengan pendekatan yang lembut dan sesuai usia anak, suasana belajar dibuat menyenangkan agar para santri tumbuh mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Metode Qira’ati yang digunakan TPQ Namirah hingga kini dikenal efektif dalam membantu anak-anak membaca Al-Qur’an secara tartil dan benar.
Bahkan, metode ini disebut menjadi salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an yang masih konsisten diterapkan di wilayah Kecamatan Bengkong.
Saat ini, jumlah santri yang belajar di TPQ Qira’ati Namirah telah mencapai lebih dari 150 orang. Mulai dari anak usia tiga tahun hingga santri yang sudah duduk di bangku SLTP.
Bagi pengelola TPQ, mengaji bukan hanya aktivitas belajar biasa, tetapi bagian dari ibadah dan pembentukan generasi Qurani.
“Ngaji itu penting,” menjadi semangat yang terus ditanamkan kepada para santri dan orang tua.
Dalam ajaran Islam, membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan Rasulullah SAW menyebut membaca Al-Qur’an sebagai salah satu ibadah terbaik bagi umatnya.
Selain program TPQ dasar, Namirah Cahaya Garden juga memiliki jenjang Pra PTPT (Pasca TPQ Program Tahfidz) yang diasuh oleh Ustadzah Diah, serta program Tahfidz Al-Qur’an yang dibimbing langsung oleh Ustadz Zulfa Mawardi Al Hafidz.
Harapan besar pun ditanamkan kepada seluruh santri. Bukan hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, cinta tanah air, serta siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara.
Di tengah tantangan zaman dan derasnya pengaruh teknologi terhadap anak-anak, kehadiran lembaga pendidikan seperti TPQ Namirah Cahaya Garden menjadi oase bagi orang tua yang ingin menghadirkan pendidikan agama sejak dini.
Dari ruang-ruang belajar sederhana itulah, ayat demi ayat Al-Qur’an mulai dikenalkan, dibaca, dihafal, lalu ditanamkan menjadi cahaya dalam kehidupan generasi masa depan.(bs)


