BATAM

PLUT Goes to Pesisir, Jemput Bola UMKM Pulau Pemping agar Naik Kelas

Amsakar Achmad.

BATAM, katasiber – Angin laut Pulau Pemping berembus pelan saat satu per satu warga mulai mendatangi lokasi pelayanan yang dibuka Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batam.

Di pulau penyangga yang selama ini identik dengan kehidupan pesisir dan aktivitas nelayan itu, pemerintah hadir membawa semangat baru bagi para pelaku usaha kecil..

Melalui program PLUT Goes to Pesisir, Pemerintah Kota Batam tidak sekadar datang membawa sosialisasi.

Mereka hadir langsung menjemput kebutuhan masyarakat, terutama terkait legalitas usaha dan pengembangan UMKM agar lebih berdaya saing.

Program ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerataan layanan pembinaan usaha hingga ke wilayah kepulauan.

Tidak lagi berpusat di perkotaan, kini pelayanan usaha mulai menyentuh masyarakat yang berada jauh dari pusat administrasi.

Di Pulau Pemping, para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan langsung dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Bagi sebagian warga, layanan ini menjadi pengalaman pertama mengurus legalitas usaha secara mudah dan dekat.

Konsultan PLUT Batam tampak aktif mendampingi masyarakat, mulai dari memberikan pemahaman pentingnya legalitas usaha hingga membantu proses penerbitan NIB secara langsung.

Tidak sedikit warga yang merasa terbantu karena selama ini terkendala jarak dan akses menuju pusat pelayanan di Kota Batam.

Selain legalitas usaha, masyarakat juga diperkenalkan pada berbagai layanan pendampingan yang dimiliki PLUT Batam.

Mulai dari penguatan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga layanan desain dan kemasan produk agar UMKM pesisir mampu tampil lebih menarik dan kompetitif di pasar.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh pelaku usaha, termasuk yang berada di pulau-pulau penyangga, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

Menurutnya, legalitas usaha menjadi fondasi penting agar UMKM dapat tumbuh lebih kuat, memperoleh akses pembiayaan, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

“Melalui program seperti ini, kita ingin UMKM di pulau-pulau penyangga bisa naik kelas, lebih mandiri, dan memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.

Semangat “jemput bola” yang dibawa PLUT Batam mendapat sambutan hangat dari masyarakat Pulau Pemping.

Kehadiran layanan langsung ke wilayah pesisir dinilai sangat membantu, terutama bagi pelaku usaha kecil yang selama ini memiliki keterbatasan akses informasi maupun administrasi usaha.

Program ini juga menjadi gambaran bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berfokus di pusat kota, tetapi turut menyasar wilayah pesisir sebagai bagian penting dari pertumbuhan Batam secara menyeluruh.

Melalui PLUT Goes to Pesisir, Pemerintah Kota Batam berharap UMKM di kawasan kepulauan semakin percaya diri mengembangkan usaha, memiliki legalitas yang jelas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dari pulau kecil di pesisir Batam, langkah-langkah besar menuju UMKM yang mandiri mulai dibangun. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *