Amsakar Ajak RT/RW dan Tokoh Masyarakat Kawal Kemajuan Batam

BATAM, katasiber – Jaga Harmoni, Kawal Kemajuan Batam
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Golden Prawn 933 Bengkong, Rabu (6/5/2026) malam.
Di tengah berkumpulnya tokoh masyarakat, ketua RT/RW, hingga pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dari lima kecamatan di Batam, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyampaikan satu pesan penting: menjaga kekompakan demi mengawal kemajuan Kota Batam.
Silaturahmi yang dihadiri perwakilan masyarakat dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Nongsa, dan Batuampar itu bukan sekadar agenda seremonial.
Pertemuan tersebut menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sebagai kekuatan utama dalam menjaga stabilitas daerah.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya menjaga hubungan antarsesama atau hablum minannas di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci untuk meluruskan berbagai persepsi yang keliru di masyarakat.
“Silaturahmi ini insyaallah dapat meluruskan persepsi yang keliru, menjernihkan suasana, serta memperkuat kembali hubungan baik yang telah terjalin. Mari kita bangun energi kolektif demi kemajuan Batam,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan dengan nada sejuk dan penuh ajakan kebersamaan.
Amsakar tidak ingin energi masyarakat habis untuk perdebatan yang justru menciptakan jarak dan kecurigaan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga suasana kondusif agar pembangunan Batam dapat berjalan optimal.
Di hadapan para tokoh masyarakat, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun tiga bulan terakhir.
Ia menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap Batam semakin besar, ditandai dengan terbitnya sejumlah regulasi strategis yang mendukung percepatan pembangunan dan investasi di kawasan perdagangan bebas tersebut.
Menurutnya, dukungan itu berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren positif.
Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
Tak hanya itu, realisasi investasi di Batam juga melampaui target. Nilainya mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Bahkan pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan investasi tercatat mencapai 103 persen.
“Capaian ini bukan semata hasil kerja kepala daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga seluruh elemen masyarakat. Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” kata Amsakar.
Meski demikian, Pemerintah Kota Batam disebutnya tetap fokus menyelesaikan berbagai persoalan mendasar yang masih dirasakan masyarakat.
Mulai dari distribusi air bersih, penanganan banjir melalui koordinasi drainase bersama BP Batam, hingga optimalisasi pengangkutan sampah.
Di penghujung sambutannya, Amsakar turut meminta doa restu kepada masyarakat menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026 mendatang.
“Insyaallah tanggal 20 Mei saya masuk asrama haji dan tanggal 21 Mei berangkat ke Tanah Suci. Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran,” tuturnya.
Selama menjalankan ibadah haji, roda pemerintahan Kota Batam akan dijalankan bersama oleh Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama jajaran OPD dan DPRD Kota Batam untuk memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Malam itu, di tengah suasana penuh kebersamaan, pesan yang ingin ditegaskan sederhana namun penting: kemajuan Batam hanya bisa dijaga melalui persatuan, komunikasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. (*/bs)


