BATAM

Langkah Kecil di Zebra Cross, Pesan Besar dari Li Claudia untuk Keselamatan Siswa

Langkah Kecil di Zebra Cross, Pesan Besar dari Li Claudia untuk Keselamatan Siswa.f-ust

BATAM – Pagi itu suasana di depan SDN 001 Batam Kota tampak berbeda.

Deretan siswa berseragam rapi berdiri di tepi jalan, menunggu giliran menyeberang.

Di tengah mereka, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir bukan sekadar meninjau melainkan turun langsung memberi contoh.

Dengan penuh perhatian, Li Claudia membimbing siswa melangkah di atas zebra cross, memanfaatkan fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS), Rabu (22/4/2026).

Satu per satu anak-anak mengikuti arahannya, belajar cara menyeberang dengan aman di tengah lalu lintas yang tetap berjalan.

Aksi ini bukan sekadar simbolis. Kehadiran Li Claudia menjadi bentuk edukasi nyata tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini.

“Ibu ingin memastikan anak-anak tidak hanya memiliki fasilitas, tetapi juga tahu cara menggunakannya dengan benar dan aman,” ujarnya di hadapan siswa dan guru.

ZoSS yang telah dibangun di kawasan tersebut memang dirancang untuk melindungi siswa, terutama pada jam sibuk saat masuk dan pulang sekolah. Namun, menurut Li Claudia, keberadaan fasilitas saja belum cukup tanpa pemahaman yang baik dari para pengguna.

Karena itu, ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar ZoSS dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ke depan akan kita lengkapi, termasuk lampu penyeberangan yang dapat digunakan anak-anak saat akan menyeberang,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada fasilitas, Li Claudia juga menyoroti kondisi lingkungan sekitar sekolah.

Ia menegaskan perlunya ketertiban lalu lintas, termasuk penanganan kendaraan yang masih melawan arus, serta penataan pedagang agar tidak mengganggu keamanan dan kebersihan area sekolah.

Di sisi lain, kegiatan ini disambut penuh antusias oleh para siswa. Mereka tampak bersemangat mengikuti arahan saat praktik menyeberang, bahkan beberapa di antaranya terlihat percaya diri saat melangkah di zebra cross.

Guru-guru pun mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah. Mereka berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.

Bagi Li Claudia, keselamatan bukan sekadar program, melainkan komitmen. Ia ingin memastikan setiap anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan rasa aman.

“Kita ingin fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Keselamatan anak-anak adalah prioritas,” tegasnya.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, pesan keselamatan ditanamkan sejak dini bahwa menyeberang jalan pun adalah keterampilan penting yang harus dipahami, demi melindungi masa depan generasi penerus. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *