BATAM

Cepat dan Tanggap, Polda Kepri Jinakkan Api di Tanjung Riau

Cepat dan Tanggap, Polda Kepri Jinakkan Api di Tanjung Riau.f-ist

BATAM, katasiber – Malam di kawasan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Selasa (24/3/2026), sempat diwarnai kepanikan.

Kobaran api yang melahap kawasan hutan dan lahan di Kampung Baru, Bukit Melati 2, mengundang kekhawatiran warga sekitar.

Namun, respons cepat jajaran kepolisian membuat situasi berangsur terkendali.
Laporan masyarakat yang masuk pada pukul 19.38 WIB langsung ditindaklanjuti.

Tanpa menunggu lama, personel Satbrimob dan Ditsamapta Polda Kepri bergerak menuju lokasi. Jalanan gelap dan medan yang tidak mudah tak menghalangi langkah mereka untuk segera menjangkau titik api.

Sekitar pukul 20.05 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Polsek Sekupang hingga instansi terkait lainnya.

Dalam situasi seperti ini, kecepatan saja tidak cukup—dibutuhkan sinergi. Dan itulah yang terlihat di lapangan malam itu.

Proses pemadaman berlangsung dramatis dan penuh perjuangan. Api yang menyebar di dua titik memaksa petugas bekerja ekstra. Tahap pertama dimulai pukul 20.30 WIB hingga 22.10 WIB, di mana tim berjibaku menahan laju api agar tidak meluas ke area pemukiman.

Setelah itu, pemadaman dilanjutkan ke titik kedua hingga dini hari, tepatnya pukul 00.50 WIB.

Upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Tak hanya memadamkan, petugas juga memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
Melalui Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, disampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antarinstansi menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan operasi tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan ancaman kebakaran, terutama di kawasan lahan terbuka.

Polda Kepri mengimbau warga untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Di balik padamnya api, ada kerja keras, koordinasi, dan dedikasi yang patut diapresiasi. Lebih dari itu, ada pesan kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Ketika masyarakat dan aparat bersatu, ancaman sebesar apa pun dapat dihadapi dengan lebih cepat dan efektif. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *