BATAM

Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman

Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman.f-ist

BATAM, katasiber – Semangat kebersamaan dan keberagaman budaya terasa hangat dalam perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan dan Pengurus Persaudaraan Warga Kalimantan Barat (PERWAKAB) Batam masa bakti 2026–2031.

Kegiatan yang digelar di Pacific Palace Hotel, Batam, Sabtu (7/3/2026) malam.

Hal itu menjadi momentum mempererat persaudaraan masyarakat lintas budaya di Kota Batam.

Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat silaturahmi masyarakat Batam asal Kalimantan Barat sekaligus menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman budaya.

Menurutnya, pelantikan kepengurusan baru PERWAKAB bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat peran komunitas sebagai wadah kebersamaan serta pelestarian budaya masyarakat Kalimantan Barat yang menetap di Batam.

“Pengukuhan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran PERWAKAB sebagai wadah silaturahmi masyarakat Batam asal Kalimantan Barat. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat terus berkontribusi, bergotong royong menjaga budaya, serta mendukung pembangunan dan keharmonisan di Kota Batam,” ujar Li Claudia.

Suasana malam itu semakin hangat ketika Li Claudia menyapa para tamu undangan dengan berbagai bahasa. Ia tidak hanya menggunakan bahasa Tionghoa, tetapi juga menyapa dalam bahasa Dayak, yang langsung disambut antusias oleh para hadirin

. Sapaan tersebut terasa istimewa mengingat sebagian anggota PERWAKAB berasal dari komunitas Dayak di Kalimantan Barat.

Bagi Li Claudia, perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PERWAKAB menjadi simbol nyata keberagaman yang hidup harmonis di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Batam yang dikenal sebagai kota multikultural.

“Malam ini menjadi momen istimewa karena kita merayakan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari rangkaian Tahun Baru Imlek. Perayaan ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga mencerminkan semangat untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi energi positif bagi pembangunan Kota Batam yang inklusif dan harmonis.

Di akhir sambutannya, Li Claudia turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada para hadirin dengan mengucapkan “Xinnian Kuaile”, yang disambut tepuk tangan meriah dari para undangan..

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari daerah lain, di antaranya Wali Kota Tjhai Chui Mie serta Bupati Sambas Satono, bersama para tokoh masyarakat dan tamu undangan yang turut meramaikan perayaan penuh nuansa budaya tersebut. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *