TANJUNGPINANG

Perkuat Ekonomi Umat, Ansar Lantik Pengurus BWI Kepri Periode 2026–2029

Perkuat Ekonomi Umat, Ansar Lantik Pengurus BWI Kepri Periode 2026–2029.f-ist

TANJUNGPINANG – Komitmen memperkuat pengelolaan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat terus didorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Hal tersebut ditandai dengan pelantikan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2029 oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (8/3).

Dalam pelantikan tersebut, Huzaifa Dadang resmi dilantik sebagai Ketua Perwakilan BWI Kepri bersama jajaran pengurus lainnya.

Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan wakaf di Kepulauan Riau agar semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia, Tatang Astarudin, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa penguatan kelembagaan wakaf merupakan bagian penting dari upaya menjadikan wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang sosial dan ekonomi.

Menurutnya, kepengurusan baru BWI Kepri diharapkan mampu membawa semangat perubahan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan wakaf di daerah.

“Pelantikan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi dan sosial bangsa. Kami berharap kepengurusan yang baru mampu membawa semangat perubahan serta profesionalisme dalam pengelolaan perwakafan nasional,” ujar Tatang.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama, pemerintah daerah, ATR/BPN, hingga lembaga pengelola aset umat.
Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan layanan kesehatan masyarakat.

“Perkuat sinergi dengan Kementerian Agama, pemerintah daerah, ATR/BPN, serta lembaga pengelola aset umat. Ini merupakan bentuk kontribusi kita dalam menjawab tantangan ke depan, khususnya terkait pengentasan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Perwakilan BWI Provinsi Kepulauan Riau yang baru saja dilantik.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan niat yang kuat, semangat yang konsisten, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan wakaf di daerah.
“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Provinsi Kepulauan Riau yang baru saja dilantik.

Pengurus yang baru harus menata niat, menjaga energi agar tidak mudah luntur, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan wakaf,” ujar Ansar.

Lebih lanjut, Ansar mendorong agar BWI Kepri dapat memperbanyak nazhir profesional melalui program sertifikasi kompetensi, sekaligus memperkuat peran BWI sebagai nazhir wakaf uang.

Menurutnya, wakaf tidak hanya dipandang sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan umat.

“Ke depan kita berharap wakaf dapat menjadi gaya hidup masyarakat. Wakaf harus menjadi lifestyle melalui sosialisasi dan literasi gerakan wakaf uang serta wakaf melalui uang, sekaligus menjadi spirit dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan umat,” pungkas Ansar. (Ky)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *