KSAL Soroti Maraknya Penyelundupan Benih Lobster di Perairan Kepri

TANJUNGPINANG – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menaruh perhatian serius terhadap maraknya penyelundupan benih lobster (baby lobster) di perairan Kepulauan Riau.
Isu tersebut kembali mengemuka saat KSAL mengunjungi lahan perkebunan ketahanan pangan Pakubumi milik Kogabwilhan I di Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (14/2/2026).
“Ini menjadi perhatian kami. Kemarin kita ada tangkapan lagi,” ujar KSAL menegaskan komitmen TNI AL dalam memberantas praktik ilegal tersebut.
Menurutnya, penyelundupan benih lobster sangat merugikan nelayan dan negara, sekaligus mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Selain menyebabkan kerugian ekonomi, praktik ini juga berdampak pada ekosistem perairan jika dibiarkan berlarut-larut.
Untuk itu, KSAL memastikan pengawasan akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi. “Kita terus berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan aparat kepolisian setempat guna mencegah pengiriman benih lobster ilegal,” jelasnya.
Muhammad Ali yang juga merupakan mantan Panglima Kogabwilhan I ke-3 menambahkan, sinergi antar-lembaga menjadi kunci dalam menutup celah penyelundupan di wilayah perairan Kepulauan Riau yang memiliki jalur laut strategis.
Kunjungan KSAL ke lahan pertanian Pakubumi tersebut sekaligus menegaskan dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional, di samping upaya menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia. (bs)


