TANJUNGPINANG

Bobby Jayanto: Ikan Dingkis Bawa Hoki, Tradisi Imlek yang Terus Dijaga

Bobby Jayanto: Ikan Dingkis Bawa Hoki, Tradisi Imlek yang Terus Dijaga.f-katasiber.

TANJUNGPINANG – Bagi masyarakat Tionghoa di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Tanjungpinang, perayaan Imlek terasa kurang lengkap tanpa kehadiran ikan dingkis di meja makan.

Ikan laut musiman ini bukan sekadar hidangan, melainkan simbol keberuntungan, rezeki, dan harapan baik di tahun yang baru.

Kepercayaan turun-temurun menyebutkan, ikan dingkis selalu hadir menjelang dan saat Imlek. Uniknya, ikan ini dikenal muncul dalam jumlah banyak dan bertelur pada periode tersebut.

Karena itu, masyarakat setempat meyakini pepatah lama: ikan dingkis datang, Imlek pun tiba.

Tokoh masyarakat Tionghoa Kepulauan Riau, Bobby Jayanto, mengungkapkan bahwa ikan dingkis memiliki makna penting, tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagi nelayan dan pedagang.

“Bagi masyarakat Tionghoa di Kepri, khususnya Tanjungpinang, kalau Imlek tanpa ikan dingkis rasanya belum lengkap. Ikan ini dipercaya membawa keberuntungan,” ujar Bobby, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, keberkahan ikan dingkis tidak hanya dirasakan oleh mereka yang mengonsumsinya, tetapi juga oleh para nelayan yang menangkapnya dan pedagang yang menjualnya. Apalagi, ikan dingkis yang bertelur dikenal memiliki cita rasa yang khas dan sangat digemari.

Namun, pada Imlek tahun ini, kemunculan ikan dingkis dinilai belum maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang belum nampak ikan dingkis yang besar dan bertelur. Mungkin karena musim kemarau dan angin kencang, sehingga nelayan belum banyak menangkap dingkis yang besar dan bertelur,” jelasnya.

Bobby juga mengenang masa ketika ikan dingkis menjadi komoditas bernilai tinggi. Bahkan, pada waktu tertentu, ikan ini pernah diekspor ke Singapura.

“Dulu ikan dingkis sampai diekspor ke Singapura, karena diyakini membawa keberuntungan. Harganya juga cukup tinggi saat itu,” tambahnya.

Meski kini jumlahnya tidak sebanyak dahulu, ikan dingkis tetap menjadi simbol kuat yang melekat pada perayaan Imlek masyarakat Tionghoa di Kepri.

Lebih dari sekadar hidangan, ikan dingkis adalah penanda tradisi, harapan, dan doa akan rezeki serta keberuntungan di tahun yang baru. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *