BATAM

Stand Bazar Kelurahan Sadai Curi Perhatian di MTQH XXXIV Bengkong

Stand Bazar Kelurahan Sadai Curi Perhatian di MTQH XXXIV Bengkong.f-katasiber.

BENGKONG – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Bengkong Tahun 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Camat Bengkong, Jumat (6/2/2026) malam.

Selain lantunan ayat suci dan semarak lomba keagamaan, satu hal yang tak luput mencuri perhatian pengunjung adalah stand bazar Kelurahan Sadai.

Sejak hari pertama hingga Sabtu pagi, stand Kelurahan Sadai tampak ramai disambangi warga.

Bukan tanpa alasan. Stand ini menampilkan konsep bazar yang lengkap dan sarat nilai edukatif, mulai dari kerajinan tangan dari limbah plastik rumah tangga, kain batik, aneka kuliner lokal, buku-buku bernuansa sejarah, tanaman hias, bunga, hingga pupuk kompos ramah lingkungan.

Keunikan stand Sadai semakin terasa pada Sabtu pagi, saat para ibu PKK Kelurahan Sadai terlihat sigap menyusun aneka menu makanan dan minuman yang sehat, higienis, dan ramah keluarga.

Kehangatan pelayanan berpadu dengan kreativitas produk membuat stand ini menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung MTQH.

Partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Sadai dalam bazar MTQH ini mencerminkan semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Tidak sekadar berdagang, bazar ini menjadi ruang edukasi tentang kemandirian, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, secara resmi membuka MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Bengkong.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Camat Bengkong, para lurah, dan seluruh panitia atas kerja keras sehingga MTQH dapat terselenggara dengan baik.

“MTQH bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an serta memperkuat karakter masyarakat Batam sebagai bandar dunia yang madani,” ujar Firmansyah.

Ia menegaskan, MTQH merupakan kegiatan strategis yang sejalan dengan visi pembangunan Kota Batam, sekaligus menjadi wadah penjaringan bibit-bibit qari dan qariah terbaik.

Pelaksanaan MTQH juga menjadi agenda rutin pemerintah yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga nasional.

Ketua Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Kecamatan Bengkong, Firdaus, melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Februari 2026. Mengusung tema “Melalui MTQH XXXIV Tahun 2026 Kita Wujudkan Batam sebagai Bandar Dunia yang Madani, Modern, dan Sejahtera, Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru”, MTQH tahun ini mempertandingkan tujuh cabang lomba.

Sebanyak 115 peserta, empat grup rabana, serta empat stand bazar dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bengkong turut ambil bagian, menjadikan MTQH XXXIV tak hanya sebagai ajang religius, tetapi juga ruang silaturahmi dan kreativitas masyarakat.

Di tengah semarak MTQH, stand bazar Kelurahan Sadai hadir sebagai bukti bahwa nilai keagamaan, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan menghidupkan suasana MTQH dengan nuansa yang hangat dan inspiratif. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *