BATAM

Digelar April, MTQH XXXIV Kota Batam, Menyiapkan Panggung Generasi Qur’ani

Digelar April, MTQH XXXIV Kota Batam, Menyiapkan Panggung Generasi Qur’ani.f-ist

BATAM, katasiber – Pemerintah Kota Batam mulai menata langkah sejak dini. Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kota Batam Tahun 2026 tak sekadar disiapkan sebagai agenda seremonial, melainkan dirancang menjadi ruang pembinaan umat dan penguatan karakter religius masyarakat.

Hal itu tergambar dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/2/2026).

Rapat tersebut menjadi titik awal pematangan konsep, teknis, dan arah pelaksanaan MTQH yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026.

Sejumlah tahapan awal dibahas secara komprehensif. Mulai dari pembentukan kepanitiaan, penetapan jadwal, pemilihan lokasi kegiatan, hingga pemetaan cabang dan golongan lomba.

Dua lokasi strategis disiapkan sebagai alternatif, yakni Masjid Agung Raja Hamidah dan Dataran Engku Putri Batam Centre.

Firmansyah menegaskan, kunci keberhasilan MTQH terletak pada perencanaan yang matang dan koordinasi lintas perangkat daerah.

Ia meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja terpadu sejak awal, agar setiap tahapan berjalan tertib dan terukur.
“Setiap tahapan harus disusun dengan perencanaan yang jelas.

Mulai dari teknis lomba, sarana dan prasarana, hingga pengaturan jadwal kegiatan. Ini penting agar MTQH dapat berjalan lancar dan sesuai target,” ujar Firmansyah.

Lebih dari sekadar kompetisi, MTQH dipandang sebagai wahana strategis membangun kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits. Karena itu, tema yang diusung tahun ini sarat makna: Membangun Generasi Qur’ani Menuju Batam yang Maju dan Bermartabat.

Tema tersebut menjadi landasan dalam penyusunan konsep kegiatan, sekaligus penegasan komitmen Pemko Batam dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah dinamika kota yang terus berkembang.

Beragam cabang musabaqah akan diperlombakan, mencakup seni baca Al-Qur’an, qira’at, tahfiz, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga musabaqah hafalan hadits.

Cabang-cabang ini diharapkan mampu menjaring potensi terbaik dari setiap kecamatan di Kota Batam.

Tak hanya lomba, panitia juga menyiapkan agenda pendamping untuk menyemarakkan suasana.

Mulai dari bazar UMKM, lomba rebana, lomba kreasi astaka tingkat kelurahan dan kecamatan, hingga defile peserta saat pembukaan.

Kehadiran kegiatan pendukung ini diharapkan menjadikan MTQH sebagai perhelatan religius yang inklusif dan meriah.

Melalui persiapan yang matang dan terarah, Pemko Batam menargetkan MTQH XXXIV Tahun 2026 dapat terselenggara secara profesional, tertib, dan berkualitas.

Lebih dari itu, MTQH diharapkan menjadi ruang pembinaan umat sekaligus cermin identitas Batam sebagai kota yang religius, maju, dan berdaya saing. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *