Sejarah Baru di Tepi Laut: Kick Off Piala Dunia 2026 Bersama TVRI dan Askot PSSI Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, katasiber – Tanjungpinang punya cerita baru hari ini. Di bawah langit pesisir dan semilir angin laut, Tugu Sirih Tepi Laut menjadi saksi momen bersejarah: Kick Off Piala Dunia 2026 yang digelar bersama TVRI dan Askot PSSI Tanjungpinang.
Ia menjelma menjadi panggung sejarah kecil yang sarat makna. Di tempat inilah Kick Off Piala Dunia 2026 digelar bersama TVRI dan Askot PSSI Tanjungpinang, menandai dimulainya perjalanan pesta sepak bola dunia yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia melalui layar televisi publik.



Bagi masyarakat Tanjungpinang dan Kepulauan Riau, momen ini terasa istimewa. TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, berkantor di Dompak.
Artinya, denyut siaran olahraga dunia turut berpusat dari daerah, bukan semata dari ibu kota.
Sepak bola dunia kini terasa lebih dekat, lebih membumi.
Acara tersebut dihadiri Ketua Askot PSSI Tanjungpinang Dr. Ade Angga, jajaran pimpinan TVRI Tanjungpinang, serta para pegiat dan pencinta sepak bola lokal. Kebersamaan itu menjadi simbol kuatnya sinergi antara lembaga penyiaran publik dan organisasi sepak bola daerah dalam menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga paling populer di dunia.
Kick off ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya Piala Dunia 2026. Lebih dari itu, ia menjadi ruang refleksi perjalanan Tim Nasional Indonesia yang kian menunjukkan kematangan.
Meski belum berhasil melangkah ke putaran final Piala Dunia, performa Timnas dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan perkembangan signifikan.
Di level Asia, Timnas Indonesia kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Keberhasilan melaju hingga fase grup putaran keempat kualifikasi Asia menjadi bukti nyata.
Pola permainan semakin rapi, mental bertanding kian terasah, dan regenerasi pemain berjalan dengan baik. Kehadiran pemain-pemain muda yang berkarier di luar negeri turut memberi warna baru bagi skuad Garuda.
“Alhamdulillah, Piala Dunia 2026 bisa disaksikan melalui TVRI. Meskipun Timnas kita belum lolos ke putaran final, kita patut bangga karena Timnas Indonesia sudah mampu bersaing dan melaju hingga fase grup putaran keempat Asia,” ujar Dr. Ade Angga, ketua Askot PSSI Tanjungpinang.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting menuju masa depan sepak bola nasional.
Konsistensi pembinaan usia dini, kompetisi yang lebih tertata, serta dukungan publik yang luas menjadi kunci agar Indonesia suatu saat benar-benar hadir di panggung Piala Dunia.
Di sinilah peran TVRI menjadi krusial. Sebagai televisi publik, TVRI menghadirkan siaran Piala Dunia bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi.
Anak-anak yang menonton pertandingan kelas dunia hari ini, kelak bisa tumbuh dengan mimpi mengenakan seragam merah putih di level tertinggi.
Dari Tanjungpinang, pesan itu mengalir ke seluruh penjuru negeri.
Bahwa sepak bola bukan hanya milik stadion megah atau negara besar. Ia juga hidup di kota-kota pesisir, di ruang-ruang publik, dan di hati masyarakat yang setia menanti kebangkitan Garuda.
Kick Off Piala Dunia 2026 di Tugu Sirih Tepi Laut pun menjadi penanda: sepak bola Indonesia sedang berada di jalur yang tepat. Mantap melangkah, perlahan namun pasti, menuju mimpi besar bernama Piala Dunia. (bs)


