Menjaga Mimpi, Menegakkan Integritas: Komitmen Polda Kepri dalam Seleksi SIPSS 2026

BATAM, katasiber – Di balik wajah-wajah muda penuh harap yang memenuhi Gedung Anton Soedjarwo Polda Kepulauan Riau, Kamis (22/1/2026), tersimpan mimpi besar mengabdi kepada negara melalui institusi Polri.
Namun sebelum mimpi itu diuji melalui serangkaian seleksi ketat, satu komitmen utama ditegakkan lebih dahulu integritas.
Polda Kepri menggelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, orang tua, serta peserta Seleksi Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi moral bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi.
Suasana berlangsung khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol. drg. Muhammad Zakir, serta perwakilan instansi eksternal, organisasi profesi, pengawas internal, ketua tim, dan panitia seleksi.
Kehadiran berbagai unsur ini menjadi simbol pengawasan bersama demi proses yang bersih dan transparan.
Amanat Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin yang dibacakan Karo SDM menegaskan bahwa pakta integritas adalah landasan untuk mewujudkan seleksi yang clear and clean, berpedoman pada prinsip BETAH—bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
“Seleksi ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan ataupun percaloan,” pesan Kapolda Kepri dalam amanatnya.
Di hadapan para peserta, Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana memberikan semangat sekaligus pengingat.
Ia menekankan bahwa kesiapan fisik, mental, dan intelektual adalah kunci utama untuk melewati setiap tahapan seleksi.
Kompetisi boleh ketat, namun harus dijalani dengan sportivitas dan kepercayaan pada kemampuan diri sendiri.
Pesan khusus juga disampaikan kepada para orang tua dan wali. Dukungan doa dan motivasi dinilai sangat penting, namun mereka diminta tidak mudah tergiur bujuk rayu oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Keberhasilan bukan ditentukan oleh calo, tetapi oleh usaha, persiapan matang, dan latihan yang konsisten,” tegas Karo SDM Polda Kepri.
Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini menjadi garis awal yang tegas. Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi SIPSS TA 2026 secara objektif, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.
Di gedung itu, tinta yang tergores di atas pakta integritas bukan sekadar tanda tangan. Ia adalah janji—bahwa setiap langkah menuju pangkat perwira Polri harus ditempuh dengan kejujuran, profesionalisme, dan integritas yang tak tergoyahkan. (*/bs)


