BATAM

Kepri Wilayah Perbatasan, Wagub Nyanyang Tegaskan FBN Garda Terdepan Persatuan

Kepri Wilayah Perbatasan, Wagub Nyanyang Tegaskan FBN Garda Terdepan Persatuan.-f-ist

BATAM – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menegaskan pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah perbatasan seperti Provinsi Kepulauan Riau.

Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Forum Bela Negara (DPW-FBN) RI Provinsi Kepri di Ballroom Hotel Planet Holiday, Jodoh, Kota Batam, Rabu (14/1/2026).

Pelantikan DPW FBN Kepri dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat FBN RI, Zainal Abidin, yang sekaligus mengambil sumpah seluruh pengurus terpilih. Dalam kepengurusan tersebut, Fisman F Gea dipercaya sebagai Ketua DPW FBN Kepri dengan Erwin Depari sebagai Sekretaris.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI yang diwakili Brigjen TNI Luhut Marpaung, Tim Percepatan Pencapaian Hasil Pembangunan Kepri, perwakilan Forkopimda Provinsi Kepri, perwakilan Kodam I/Bukit Barisan wilayah Batam, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menyebutkan bahwa posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja menjadikan Kepri sebagai wilayah strategis sekaligus rawan terhadap berbagai bentuk ancaman.

“Karena itu, Forum Bela Negara memiliki peran yang sangat strategis dan menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat, termasuk di Provinsi Kepulauan Riau,” tegas Nyanyang.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak lagi semata-mata bersifat fisik, tetapi juga mencakup ancaman ideologi, budaya, ekonomi, hingga disrupsi digital dan informasi.

Menurutnya, bela negara adalah wujud nyata cinta tanah air yang harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat, sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Wagub Nyanyang juga mengingatkan bahwa dalam konteks bela negara terdapat lima nilai dasar yang harus terus ditanamkan, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara.

Lebih lanjut, ia mendorong DPW FBN Kepri untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri, khususnya dalam membangun kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda.

“Ini penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI serta menjadikan Kepulauan Riau sebagai garda terdepan dalam menangkal radikalisme, intoleransi, dan hoaks,” pungkasnya.

Pelantikan DPW FBN Kepri ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan di wilayah perbatasan Indonesia. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *