Gubernur Kepri Lantik PW IPHI dan PW MTP-IPHI 2025–2030, Perkuat Peran Haji Mabrur Sepanjang Hayat

TANJUNGPINANG, katasiber — Gubernur Kepulauan Riau melantik Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW-IPHI) dan Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW MTP-IPHI) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030.
Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/1).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat IPHI Nomor 064/Skep/PP-IPHI/XII/2025 yang menetapkan H. TS. Arif Fadillah sebagai Ketua PW-IPHI Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2030.
Sementara Ketua PW MTP-IPHI Provinsi Kepulauan Riau dijabat Hj. Sulikah, sesuai Surat Keputusan PW IPHI Provinsi Kepulauan Riau Nomor 01/Skep/PW-IPHI/XII/2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri menegaskan IPHI memiliki peran strategis dalam menjaga kemabruran haji sepanjang hayat.
IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi pasca-haji, tetapi juga penggerak penguatan akhlak serta benteng moral masyarakat di tengah tantangan era disrupsi.
“IPHI berperan penting memastikan nilai-nilai ibadah haji terus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah jemaah yang besar, IPHI memiliki potensi luar biasa menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1996 Tahun 2024, jumlah jemaah haji Indonesia tahun 2025 mencapai 221.000 orang, sementara jemaah haji asal Kepulauan Riau berjumlah 1.275 orang.
Menurutnya, angka tersebut merupakan kekuatan sosial yang signifikan dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan iman dan takwa sebagai fondasi pembangunan daerah, sejalan dengan visi “Kepulauan Riau yang Maju, Makmur dan Merata” periode 2025–2030.
Sejumlah program keagamaan terus digalakkan, mulai dari bantuan rumah ibadah, program mubaligh hinterland, hingga pemberian insentif keagamaan.
“Alhamdulillah, sinergi pemerintah dan masyarakat membuahkan hasil. Indeks Kerukunan Umat Beragama Kepri tahun 2024 mencapai 82,21 poin dan selama tiga tahun berturut-turut masuk tiga besar nasional,” ungkapnya.
Ia berharap IPHI terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi umat, memperkuat dakwah, serta mendukung program strategis daerah.
“Selamat menjalankan amanah. Semoga pelantikan ini menjadi momentum untuk berkhidmat secara total kepada umat dan daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Ahmad Yani Basuki mengapresiasi Gubernur Kepri atas kesediaannya melantik pengurus PW IPHI dan PW MTP-IPHI Provinsi Kepulauan Riau.
Ia menegaskan IPHI merupakan organisasi sosial keagamaan yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup jemaah haji serta masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keumatan.
“Provinsi Kepulauan Riau dengan karakter wilayah kepulauan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan IPHI yang kuat dan solid. Kami optimistis IPHI Kepri dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga berharap IPHI Kepri terus menghidupkan nilai-nilai haji mabrur seperti keikhlasan, kedisiplinan, ukhuwah, dan kepedulian sosial, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan moderasi beragama.
Acara pelantikan turut dihadiri Mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Ketua BKMT Provinsi Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Kepri Muhammad Syafi, Ketua LAM Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua MUI Kepri Bambang Maryono, para kepala OPD Provinsi Kepri, serta Ketua PD IPHI kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. (zah)


