Ketika Batam Berbagi Kepedulian, Senyum Anak Yatim Pancarkan Kebahagiaan

BATAM, katasiber – Rintik hujan yang turun sejak pagi seolah menjadi latar yang menguatkan makna kepedulian di Lapangan Bola Legenda Malaka, Senin (15/12/2025). Di bawah langit mendung, senyum dan tawa justru mengembang di wajah 1.000 anak yatim dari Kecamatan Nongsa, Batam Kota, dan Sei Beduk yang berkumpul dalam suasana penuh kehangatan dan kasih sayang.
Hujan tak mampu meredam semangat. Di antara payung dan jaket basah, harapan tumbuh, dipeluk kebersamaan yang terasa tulus.
Di tengah momen itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir bukan sekadar sebagai pejabat daerah. Ia datang sebagai seorang ibu—menyapa, memeluk, dan menguatkan anak-anak yatim Kota Batam. Kehadirannya disambut antusias, terlebih saat ia turun langsung berinteraksi dan menyerahkan paket sembako kepada anak-anak.
“Di pagi hari yang hujan ini, ibu datang bukan sebagai Wakil Wali Kota, tetapi sebagai ibu bagi anak-anak Kota Batam,” ucap Li Claudia dengan suara lembut, disambut tatapan hangat dan senyum polos anak-anak yang mendengarkan penuh perhatian.
Ia menyampaikan kebahagiaannya bisa berada di tengah anak-anak yang disebutnya sebagai pribadi-pribadi hebat, tangguh, dan penuh keberanian. Menurutnya, hujan yang turun justru menjadi saksi semangat luar biasa yang terpancar dari mereka.
“Meski hujan, semangat kalian luar biasa. Kalian adalah anak-anak yang kuat dan berani,” tuturnya.
Suasana semakin hangat ketika Li Claudia mengajak anak-anak menyanyikan lagu “Batam Kotaku” bersama-sama. Ia meminta lagu itu dihafalkan, bukan sekadar sebagai nyanyian, tetapi sebagai simbol kecintaan terhadap kota tempat mereka tumbuh dan menaruh harapan.
Bagi Li Claudia, lagu tersebut adalah pengingat bahwa Kota Batam merupakan rumah bersama yang harus dicintai dan dijaga. Di usia Batam yang telah menginjak 196 tahun, nilai kebanggaan dan kepedulian terhadap kota perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus.
Dalam pesannya, Li Claudia juga menguatkan anak-anak agar tidak menyerah menghadapi perjalanan hidup yang tak selalu mudah. Ia menegaskan, mereka tidak pernah sendiri.
“Banyak orang yang sayang dan peduli pada kalian. Banyak yang ingin melihat kalian tumbuh menjadi anak-anak yang berani, kuat, dan memiliki cita-cita luar biasa,” ujarnya penuh empati.
Ia berharap anak-anak senantiasa tersenyum, tumbuh bahagia, rajin belajar, serta percaya pada masa depan yang cerah. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar penyerahan bantuan, melainkan momentum untuk saling menguatkan dan menumbuhkan harapan.
“Ibu ingin kalian selalu bahagia, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa masa depan kalian cerah. Kita berkumpul hari ini bukan hanya untuk menerima santunan, tetapi untuk saling menguatkan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Li Claudia menyampaikan salam dan kasih sayang dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia mengajak anak-anak untuk mendoakan agar dirinya bersama Wali Kota Batam senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membangun Kota Batam yang lebih peduli dan inklusif.
Kegiatan penuh makna tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Di bawah hujan yang perlahan reda, senyum anak-anak yatim menjadi bukti bahwa kepedulian selalu menemukan jalannya. (r/bs)


