Menanti Ujian, Pelatih Herdman

BATAM, katasiber – Kemenangan 4-0 atas St. Kitts &Nevis memberi suntikan motivasi dan semangat bagi Idzes dkk menghadapi laga final melawan Bulgaria pada FIFA Serie yang akan berlangsung hari Senin (30/3) malam di SUGBK, Jakarta.
Hal yang menarik dari tim asuhan pelatih John Herdman adalah dengan mengoptimalkan kemampuan para pemain serta fleksibel dalam bermain.
Unsur kecepatan menjadi kunci untuk membongkar kini pertahanan lawan serta jarak antar pemain sangat ideal baik dalam mengumpan maupun ketika melakukan pressing saat kehilangan bola.
Posisi kiper, nampaknya masih dipercayakan kepada Martin Paes yang sukses clean sheet dengan melakukan beberapa penyelamatan saat menghadapi St. Kitts & Nevis.
Pola 3-4-3 menjadi fondasi yang berubah saat bertahan maupun menyerang. Ini bisa dibuktikan dengan daya jelajah Verdonk-Oley yang mampu menarik pemain lawan untuk keluar dari pertahanan.
Trio lini belakang, masih dipercayakan kepada Ridho-Idzes dengan Hubner mengisi posisi Balgott Pemilihan Hubner memberikan tekanan bagi para penyerang lini depan Bulgaria saat melakukan penyerangan.
Wing back akan kembali dipercayakan kepada Kevin Dicks dan Verdonk dikembalikan ke posisi yang dipercayakan kepada Donny Tri Pamungkas ketika lawan St. Kitts & Nevies.
Untuk menambah ketebalan pertahanan, gelandang akan dipercayakan kepada Joe Pellupessi dan Jordie Amat.
Peran Jordi lebih ditujukan untuk mengawali built up dalam membagun serangan dan sebagai tembok awal sebelum pihak lawan memasuki lini pertahanan timnas.
Trio penyerang, pelatih Herdman kemungkinan masih tetap mempercayakan Oley-Sananta-Beckham Putra.
Peran Okey yang sejatinya diharapkan duet bersama dengan Sananta untuk eksekusi di kotak penalti sepertinya lebih utama membantu lini tengah saat membangun serangan.
Fleksibilitas pemain untuk tidak terpaku pada posisi memberikan kemungkinan melakukan pergerakan saat ada celah kosong.
Ridho yang lebih banyak bergerak naik, kemungkinan justru lebih fokus pada bertahan dan peran Dicks dan Verdonk melakukan overlapping diharapkan lebih banyak memanfaatkan lebar lapangan.
Peran Beckham Putra diharapkan rajin menjemput bola untuk mengalihkan alur serangan dan pergerakkan tanpa bola memberikan data kejut bagi lini pertahanan. Lawan.
Ujian yang sesungguhnya pertahanan timnas akan tersaji lawan Bulgaria. Anak asuh pelatih Dimitrov yang sukses menggelontorkan sepuluh gol melawan Kepulauan Salomon tentu akan menghadapi tembok yang dibangun Idzes dkk.
Kedisiplinan dan overlap yang dilakukan kedua wing back mutlak diwaspadai oleh Dicks atau Verdonk.
Mereka sering menyisir lini serang dan melakukan cut back untuk dimaksimalkan oleh para lini tengah mereka yang baik membantu serangan.
Kesabaran dan kejelian Idzes dkk benar – benar diuji, tidak terburu-buru dan lebih banyak melakukan umpan dan mengurangi umpan lambung menjadi titik balik saat mematahkan serangan lawan.
Ramadhan diharapkan tidak mudah jatuh dan lebih tenang ketika mendapat peluang di kotak penalti lawan.
Memaksimalkan bola mati sepertinya akan dilakukan oleh anak asuh pelatih Herdman. Baik Dicks maupun Verdonk menjadi eksekutor dalam memaksimalkan peluang tersebut.
Jika timnas mengalami kebuntuan, kemungkinan Ramadhan akan diganti dengan mendorong Oleh sebagai striker, masuk Ragnar yang menambah setangan lewat sayap.
Nathan Tjoe A On juga bisa tampil menggantikan Joe Pellupesi saat tim butuh kreator lini tengah.
“Partai seru, jika kedisiplinan dan kesabaran Idzes dkk terjaga, ritme pertandingan akan berlangsung menarik dan gol hanya soal waktu, menarik kita tunggu,” kata Pengamat Sepakbola Kepri Chris Triwinasis. (bs)


