Gerak Cepat Polisi dan Damkar, Kebakaran Lahan di Tanjung Setumu Berhasil Dipadamkan

TANJUNGPINANG – Respons cepat aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan kosong di kawasan Tanjung Setumu, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (25/3/2026) sore.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat mengkhawatirkan warga.
Api diketahui pertama kali oleh Gafar (56), Ketua RW 01 Kelurahan Dompak. Saat melintas di lokasi, ia melihat kobaran api mulai membesar dan berpotensi merembet ke area sekitar.
Tanpa menunggu lama, Gafar segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Dompak, Aiptu Dicky C., serta petugas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang.
Laporan cepat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi kejadian.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi bersama Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Bukit Bestari langsung melakukan upaya pemadaman. Mereka bahu-membahu menjinakkan api yang terus membakar lahan kosong milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
Tak hanya aparat, warga sekitar juga turut ambil bagian dalam proses pemadaman.
Sinergi antara petugas dan masyarakat membuat api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat sebelum meluas ke area lain.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.
Kapolresta Tanjungpinang melalui Kapolsek Bukit Bestari Kompol Suardi, S.E., M.H. menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
“Jangan mencoba membuka lahan dengan cara membakar.
Selain berbahaya, tindakan tersebut juga dapat dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari, seperti tidak membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area kering yang mudah terbakar.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam mencegah meluasnya bencana kebakaran lahan di wilayah Tanjungpinang. (*/bs)


