Gubernur Ansar Sholat Idulfitri Bersama Masyarakat Batam

Ajak Perkokoh Persaudaraan dan Berbakti kepada Orang Tua
BATAM, katasiber – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat Kota Batam di Lapangan Bola Gladi Bakar Jaya, Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Sabtu (21/5/2026).
Pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini mengusung tema “Idulfitri Memperkokoh Persaudaraan”. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar bertindak sebagai khatib, sementara Muhammad Salim bertindak sebagai imam yang memimpin jalannya salat.
Turut mendampingi Gubernur Ansar dalam pelaksanaan salat ied tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam khutbahnya, Gubernur Ansar mengajak seluruh umat Muslim untuk mensyukuri nikmat dan karunia Allah SWT setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh. Ia menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Ansar juga mengingatkan tentang pentingnya meraih ampunan di bulan Ramadan, sebagaimana kisah yang disampaikan Rasulullah SAW mengenai doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi, salah satunya tentang celakanya seseorang yang tidak memperoleh ampunan di bulan Ramadan.
Lebih lanjut, Ansar menekankan bahwa predikat insan muttaqin tidak hanya diukur dari kesalehan individu, tetapi juga dari kepedulian sosial dan akhlak terhadap sesama, terutama kepada kedua orang tua.
“Seorang muttaqin adalah pribadi yang tidak hanya taat beribadah kepada Allah, tetapi juga memiliki kasih sayang yang besar kepada sesama, khususnya kepada orang tua yang telah berjasa membesarkan kita,” ujar Ansar.
Dalam khutbahnya, ia juga menguraikan betapa besar pengorbanan orang tua, baik ibu maupun ayah, dalam membesarkan anak-anaknya. Mulai dari perjuangan seorang ibu yang mengandung dan merawat dengan penuh kasih sayang, hingga peran ayah yang bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Ansar mengingatkan agar seluruh umat Muslim tidak menjadi anak yang durhaka, karena hal tersebut dapat menjadi penyebab tertolaknya amal ibadah, termasuk ibadah puasa yang telah dijalankan selama Ramadan.
“Jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka kepada orang tua, karena hal itu dapat menghapus nilai ibadah yang telah kita lakukan. Berbakti kepada orang tua adalah kunci keberkahan hidup,” tegasnya.
Melalui momentum Idulfitri ini, Gubernur Ansar juga mengajak masyarakat untuk terus mempererat tali persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik di Provinsi Kepulauan Riau. (Jlu)


