Ngabuburit Sambil Goro, Ansar Ahmad Pimpin Aksi Bersih Laut di Pulau Penyengat

TANJUNGPINANG, katasiber – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung kegiatan gotong royong (goro) membersihkan laut di depan pelantaran Balai Adat Melayu, Pulau Penyengat, Minggu (1/3).
Kegiatan yang digelar pada sore hari itu berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi momen ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa Ramadan.
Dengan penuh semangat, gubernur bersama jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat turun langsung membersihkan sampah yang mengapung di perairan sekitar pelantaran.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Ansar didampingi Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Raja Al-Hafiz. Sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut hadir dan terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih tersebut.
Aksi gotong royong difokuskan pada pembersihan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang mengapung di sekitar perairan.
Sampah plastik menjadi perhatian utama karena dinilai berpotensi merusak ekosistem laut serta mengganggu keindahan kawasan wisata religi dan budaya itu.
Dalam kesempatan tersebut, Ansar mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke laut.
Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri.
“Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke laut. Sampah plastik sangat berbahaya karena bisa merusak ekosistem laut dan berdampak jangka panjang bagi kehidupan kita,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pulau Penyengat sebagai salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau harus dijaga kebersihannya secara bersama-sama.
Pemerintah, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kita ingin Penyengat tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Kepri,” ujarnya.
Gubernur Ansar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan budaya bersih sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Kalau kita kompak menjaga lingkungan, insya Allah laut kita tetap lestari dan generasi mendatang masih bisa merasakan manfaatnya. Mari kita jaga Kepri dengan tindakan nyata, dimulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya. (Ky)


