TANJUNGPINANG

Panen Harapan di Dompak: Ketua PKK Kepri Bersama Ibu-Ibu IKKT Kogabwilhan I Petik Semangka di Lahan Eks Bauksit

Panen Harapan di Dompak: Ketua PKK Kepri Bersama Ibu-Ibu IKKT Kogabwilhan I Petik Semangka di Lahan Eks Bauksit.f-ist

DOMPAK, katasiber – Tawa dan senyum merekah di hamparan lahan kedaulatan pangan Kogabwilhan I, Dompak, Rabu (10/2/2026).

Di tengah rindangnya tanaman semangka yang siap panen, Ketua PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj Dewi Kulamasari Dewi Ansar, bersama ibu-ibu IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I, turun langsung memetik buah semangka segar dari ladangnya.

Pemandangan ini menjadi simbol perubahan. Lahan yang dulunya merupakan eks tambang biji bauksit, gersang dan nyaris tak bernilai, kini menjelma menjadi ladang hijau penuh harapan.

Buah semangka berukuran besar dan seragam terhampar rapi, menandai keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan secara berkelanjutan.
Panen raya ini berlangsung sejak Selasa hingga Rabu (11/2/2026).

Bukan hanya hasil pertanian yang dipetik, tetapi juga optimisme dan semangat kebersamaan antara petani, pemerintah, serta unsur TNI.

Dari Tanah Gersang ke Ladang Pangan
Ketua PKK Kepri Hj Dewi Kulamasari Dewi Ansar mengapresiasi kerja keras para petani serta sinergi yang terbangun dalam mengelola lahan pangan Kogabwilhan I.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa lahan marginal pun dapat kembali produktif jika dikelola dengan tepat.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dan inovasi mampu mengubah lahan eks tambang menjadi sumber pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di sela panen.

Transformasi lahan Dompak tak lepas dari pemanfaatan pupuk hayati BIOS 44, agen hayati berbasis mikroorganisme yang mampu memperbaiki struktur tanah dan menghidupkan kembali kesuburan lahan yang rusak.

Menghidupkan Tanah, Menumbuhkan Kehidupan

BIOS 44 dikenal sebagai pupuk hayati cair yang telah digunakan di berbagai komoditas pertanian, mulai dari padi, jagung, jeruk, cabai, hingga tanaman hortikultura.

Di Dompak, BIOS 44 membuktikan perannya secara nyata.
Tanah yang sebelumnya keras dan miskin unsur hara kini kembali “bernafas”.

Tanaman semangka tumbuh lebih cepat, batang kokoh, daun hijau segar, dan buah berkembang lebih besar serta berat. Produksi pun meningkat signifikan, baik dari segi jumlah maupun kualitas.

“Hasilnya Jauh Lebih Baik”

Agus, salah seorang petani semangka Dompak, mengaku telah dua kali melakukan panen raya sejak menggunakan BIOS 44.

Ia merasakan langsung perbedaan hasil panen sebelum dan sesudah menggunakan pupuk hayati tersebut.
“Alhamdulillah, sejak pakai BIOS 44, tanaman semangka kami tumbuh subur. Buahnya besar, berat, dan kualitasnya jauh lebih bagus,” tutur Agus.

Ia menambahkan, tanaman terlihat lebih sehat, buah lebih seragam, dan tingkat keberhasilan panen meningkat. Agus juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima Kogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arif Wibowo, beserta istri Mia Kunto, yang telah memperkenalkan BIOS 44 serta memberikan pembinaan langsung kepada para petani di lahan eks tambang tersebut.

“Terima kasih Pak Jenderal atas perhatian dan dukungannya. Produk ini sangat membantu kami,” ucapnya.

Tak Hanya Semangka

Keberhasilan BIOS 44 juga dirasakan petani cabai. Bohari, yang mengelola lahan cabai di kawasan yang sama, menyebut tanamannya kini lebih subur dan tahan terhadap serangan hama. (bas)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *