TANJUNGPINANGUncategorized

Merajut Wakaf Produktif: BWI Kota Batam Jajaki Kolaborasi Strategis Bersama Anggota DPD RI

Merajut Wakaf Produktif: BWI Kota Batam Jajaki Kolaborasi Strategis Bersama Anggota DPD RI.f-ist

BATAM, katasiber – Di balik secangkir kopi dan suasana hangat Kedai Kopi & Roti Attok’s, tersaji diskusi serius tentang masa depan perwakafan. Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam menggelar silaturahim dan dialog strategis bersama Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, H. Dharma Setiawan, Minggu (8/2/2026), sebagai upaya memperkuat arah dan dampak program wakaf produktif di Kota Batam.

Pertemuan ini dihadiri langsung Ketua BWI Kota Batam H. Buralimar, Wantim Ir. Moch. Arief, CWC, Bendahara Syarifuddin, ST., MEI, Bidang Pembinaan Nazhir Abdul Razak, SH, serta Bidang Tata Kelola Sandy Octavian Dani.

Suasana diskusi berlangsung akrab namun sarat gagasan strategis.
Dalam pemaparannya, H. Buralimar menegaskan komitmen BWI Kota Batam untuk mendorong wakaf tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi produktif dan berkelanjutan.

Sejumlah program unggulan disampaikan, mulai dari penguatan pendanaan wakaf melalui wakaf tunai dan wakaf melalui uang, hingga pengembangan Program Wakaf Rumah Qur’an.

Program Wakaf Rumah Qur’an dirancang dengan pendekatan integratif menggabungkan pendidikan Al-Qur’an dengan kewirausahaan berbasis unit usaha produktif. Konsep ini diharapkan mampu menopang operasional pendidikan secara mandiri, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, H. Dharma Setiawan menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan penting. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan program wakaf terletak pada kemandirian dan konsistensi pelaksanaan.

ā€œProgram harus fokus sejak awal dan dijalankan dengan kerja nyata. Ketika kinerja terlihat dan berkelanjutan, kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya,ā€ ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang akan mendorong partisipasi wakaf maupun infak.

Ia juga menyoroti pentingnya landasan regulasi sebagai pijakan dukungan pemerintah dan mitra strategis, sehingga DPD RI dapat berperan optimal sebagai penghubung antara BWI dengan kementerian, lembaga, serta stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, H. Dharma Setiawan turut memaparkan pengalaman skema program kemasyarakatan yang ia jalankan—bermodal minimal namun berdampak jangka panjang melalui mekanisme bagi hasil yang adil antara pengelola, pemilik modal, dan masyarakat penerima manfaat. Skema ini dinilai sejalan dengan konsep wakaf produktif yang tengah dikembangkan BWI.

Sebagai wakil daerah di tingkat nasional, H. Dharma Setiawan berharap pertemuan ini menjadi pintu awal kolaborasi yang lebih konkret.

Ke depan, diperlukan pertemuan lanjutan yang lebih teknis dan terfokus agar dukungan dapat diberikan secara maksimal demi kemajuan perwakafan di Kota Batam.

Menutup diskusi, H. Buralimar menegaskan bahwa sinergi dengan DPD RI merupakan kebutuhan strategis.

Dukungan kebijakan dan jejaring nasional diyakini mampu mendorong wakaf menjadi instrumen nyata dalam pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Batam. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *