Ketika Pers dan BNN Bersatu: HPN 2026 Jadi Ruang Edukasi dan Harapan Bebas Narkoba

SENGGARANG – Di balik hiruk-pikuk peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Tanjungpinang, ada pesan yang ingin ditegaskan: pers bukan hanya soal berita, tetapi juga tentang kepedulian dan keberpihakan pada kemanusiaan.
Komitmen itu terlihat saat Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan HPN 2026 yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Kepala BNNK Tanjungpinang, Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi, saat menerima kunjungan pengurus PWI di Kantor BNNK, Senggarang, Rabu (21/1/2026).
Bagi BNNK, HPN bukan sekadar seremoni tahunan insan pers. Momentum ini dinilai strategis untuk memperluas edukasi publik, terutama terkait bahaya narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Salah satu wujud nyata dukungan tersebut adalah rencana pembukaan Pojok Konsultasi Rehabilitasi Narkotika pada puncak peringatan HPN 2026.
Di ruang ini, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung, terbuka, dan edukatif mengenai rehabilitasi serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kami siap berpartisipasi aktif dengan membuka Pojok Konsultasi Rehabilitasi, memberikan layanan informasi seputar rehabilitasi narkotika, serta melibatkan pegawai BNNK dalam seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026,” ujar Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi.
Ia menegaskan, BNNK akan menurunkan tenaga medis dan konselor profesional agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga pendampingan yang tepat dan manusiawi.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa rehabilitasi bukan hal yang menakutkan. Pencegahan dan pemulihan harus dilakukan bersama, termasuk melalui peran pers,” tambahnya.
Bagi PWI Tanjungpinang, keterlibatan BNNK menjadi penguat pesan bahwa HPN 2026 hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Bukan hanya merayakan karya jurnalistik, tetapi juga membawa manfaat sosial dan kesehatan.
Bendahara PWI Tanjungpinang, Niaga Fardomuan Harianja, menyampaikan bahwa rangkaian HPN 2026 akan diisi dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari gotong royong, donor darah, senam sehat, hingga bakti sosial ke panti asuhan.
“HPN kami rancang sebagai ruang kolaborasi. Pers, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama,” ujarnya.
Senada, Sekretaris HPN 2026, Thafan Casper, menyebut puncak kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Pamedan dengan berbagai agenda kreatif, seperti lomba foto, video, dan karya jurnalistik.
“Keterlibatan BNN menjadi nilai tambah. Ini sejalan dengan semangat HPN 2026 yang mengedepankan kepedulian sosial dan edukasi publik,” pungkasnya.
Lewat sinergi pers dan BNN, HPN 2026 di Tanjungpinang tak hanya menjadi perayaan profesi, tetapi juga ruang harapan—bahwa melalui informasi yang benar dan edukasi yang konsisten, masyarakat bisa melangkah menuju masa depan yang lebih sehat dan bebas narkoba. (*/bs)


