BATAM

Dari Bhayangkara ke Advokat: Silaturahmi Kapolda Kepri dan PATI Perkuat Jalan Pengabdian Purna Polri

Dari Bhayangkara ke Advokat: Silaturahmi Kapolda Kepri dan PATI Perkuat Jalan Pengabdian Purna Polri.f-ist

BATAM, katasiber – Pengabdian kepada negara tidak selalu berhenti saat seragam dilepas. Semangat itulah yang mengemuka dalam silaturahmi antara Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dengan jajaran Pergerakan Advokat Tribrata Indonesia (PATI) di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh makna. Sejumlah pejabat utama Polda Kepri turut hadir, mulai dari Karo SDM, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, hingga Kabidkum Polda Kepri. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan institusi Polri dalam memandang peran lanjutan para purnawirawan, khususnya di bidang hukum.

Dari pihak PATI, hadir Ketua Umum DPP Tribrata Indonesia Bjp (P) Dr. Drs. H. Zulkifli Ar., M.H., C.H., C.HRMP, didampingi Dewan Penasehat Drs. Amran Ampulembang, M.H., serta Wakil Ketua I DPP Tribrata Indonesia Kbp (P) Lucky Sulaksana, S.H., M.H. Dalam kesempatan itu, PATI memperkenalkan diri sebagai wadah pengabdian baru bagi purna Polri dan purna TNI yang ingin tetap berkontribusi bagi masyarakat melalui jalur hukum.

PATI tidak hanya memfasilitasi purnawirawan yang ingin berprofesi sebagai advokat, tetapi juga membuka ruang bagi peran paralegal.

Para paralegal ini diharapkan mampu memberikan konsultasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat, meski tidak bertindak sebagai kuasa hukum di persidangan.
Lebih jauh, PATI memaparkan rencana pembinaan, pelatihan, hingga pendidikan dan ujian profesi bagi anggotanya.

Kerja sama dengan Polda Kepulauan Riau juga menjadi salah satu agenda penting, terutama dalam pendampingan hukum bagi purna Polri yang memiliki latar belakang pendidikan hukum.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai, minat personel Polri untuk beralih profesi sebagai advokat setelah purna tugas tergolong tinggi.

Namun, menurutnya, kesiapan mental, pengetahuan, dan pemahaman hukum harus dibangun sejak dini.

“Perlu ada sosialisasi dan pembinaan bagi personel yang akan memasuki masa pensiun, agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman yang memadai ketika melanjutkan pengabdian di bidang hukum,” ujar Kapolda.

Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal sinergi yang berkelanjutan, tidak hanya untuk kepentingan institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang membutuhkan pendampingan hukum yang profesional dan berintegritas.

Bagi para purna Polri, jalan pengabdian memang berubah, tetapi nilai-nilai Tribrata tetap melekat.

Melalui peran baru sebagai advokat maupun paralegal, semangat menjaga keadilan dan melayani masyarakat diharapkan terus hidup—meski tanpa seragam, namun tetap dengan dedikasi yang sama. (*/bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *