Menteri Agama Lantik Pengurus BP4 Kepri 2025–2030, Gubernur Ansar Tegaskan Penguatan Ketahanan Keluarga

BATAM, katasiber – Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat, Nasaruddin Umar, secara resmi melantik Pengurus BP4 Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Daerah, Batam, Rabu (14/1/2026) malam, didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Pelantikan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Besar Islam Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Agama ke Provinsi Kepulauan Riau.
Nuansa religius yang mengiringi acara semakin menguatkan pesan pentingnya membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, resmi dilantik sebagai Ketua BP4 Provinsi Kepulauan Riau, bersama 43 orang pengurus lainnya yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa keberadaan BP4 memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga di Bumi Segantang Lada.
Melalui pembinaan pra-nikah, mediasi keluarga, serta edukasi kehidupan rumah tangga yang harmonis, BP4 dinilai menjadi wadah penting dalam membangun ketahanan keluarga yang berkelanjutan.
“BP4 merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat, terutama melalui penguatan institusi keluarga sebagai unit dasar pembangunan sosial,” ujar Ansar.
Ia menambahkan bahwa ketahanan keluarga merupakan investasi sosial jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen menempatkan penguatan nilai-nilai keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Komitmen tersebut, lanjut Ansar, sejalan dengan Visi Pemprov Kepri 2025–2030, yakni mewujudkan Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata.
“Visi tersebut hanya dapat dicapai apabila ditopang oleh keluarga-keluarga yang harmonis, berketahanan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.
Gubernur Ansar berharap BP4 Provinsi Kepulauan Riau dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas kehidupan perkawinan.
Ia juga mengajak seluruh pengurus BP4 yang baru dilantik untuk bersama-sama mendukung program-program strategis daerah, serta menjadikan BP4 sebagai motor penggerak penguatan keluarga hingga menjangkau seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau. (bs)


