Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolres dan Dandim Adu Strategi di Meja Domino Mantab

TANJUNGPINANG, katasiber – Suasana Taman Bandara RHF, Selasa malam (13/1/2026), berubah hangat dan penuh gelak tawa.
Bukan karena pidato resmi atau seremoni pemerintahan, melainkan karena para pimpinan daerah turun langsung ke meja domino, berbaur bersama warga dalam Turnamen Olahraga Masyarakat Domino Mantab Piala Wali Kota Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota Raja Ariza tampak santai namun serius menyusun kartu domino.
Mereka tak sendiri. Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta dan Dandim 0315/Tanjungpinang Letkol Inf Abdul Hamid ikut ambil bagian dalam laga persahabatan yang menyedot perhatian penonton.
Dalam pertandingan tersebut, Wakil Wali Kota Raja Ariza berpasangan dengan Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta.
Sementara Wali Kota Lis Darmansyah berduet dengan Dandim 0315/Tanjungpinang Letkol Inf Abdul Hamid. Adu strategi di atas meja domino berlangsung seru, diselingi canda dan sorak penonton.
Ajang ini menjadi potret kebersamaan yang jarang terlihat: pimpinan daerah, aparat keamanan, dan masyarakat duduk setara dalam satu permainan rakyat.
Domino, yang selama ini identik dengan hiburan warga, malam itu tampil sebagai olahraga pemersatu.
Wali Kota Lis Darmansyah mengapresiasi turnamen tersebut. Menurutnya, domino bukan sekadar permainan, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan sosial.
“Kegiatan positif seperti ini harus terus kita dukung dan disemarakkan. Selain sebagai hiburan, domino juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Lis di sela pertandingan.
Turnamen Domino Mantab Piala Wali Kota Tanjungpinang digelar oleh organisasi Marwah Anak Negeri Tuah Bebenah (Mantab Kepri) dan berlangsung selama hampir dua pekan, mulai 13 hingga 24 Januari 2026.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp15 juta, lengkap dengan trofi dan piagam, untuk kategori Juara I hingga Juara IV serta Juara Poll.
Ketua Panitia, Ijab, menyebut turnamen ini bertujuan menghidupkan kembali permainan domino yang sempat meredup, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga.
“Kami ingin domino kembali menjadi ruang silaturahmi. Ke depan, turnamen ini kami rencanakan menjadi agenda tahunan,” ujarnya.
Peserta turnamen tak hanya berasal dari Tanjungpinang. Warga dari Bintan dan Lingga juga ikut ambil bagian, menambah semarak persaingan memperebutkan Piala Domino Mantab Wali Kota Tanjungpinang.
Pendaftaran dilakukan per tim yang terdiri dari dua orang, dengan biaya Rp20 ribu setiap kali bermain, sesuai dengan aturan yang ditetapkan panitia.
Sejumlah pejabat Pemko dan Pemprov Kepri, serta anggota DPRD Tanjungpinang, turut hadir menyaksikan pertandingan.
Malam itu, meja domino menjadi simbol kebersamaan—tempat strategi, tawa, dan silaturahmi bertemu dalam satu permainan rakyat. (mas)


