TANJUNGPINANG

Pemko Batam Menata ASN: Jalan Panjang Menuju Birokrasi Profesional

Pemko Batam Menata ASN: Jalan Panjang Menuju Birokrasi Profesional.f-ist

TANJUNGPINANG – Di Aula Wan Seri Beni, Dompak, suasana Senin pagi itu tak sekadar dipenuhi deretan kursi dan meja penandatanganan.

Di ruangan itulah, sebuah pesan penting disampaikan: birokrasi tak lagi bisa berjalan dengan cara lama. Ia harus berubah lebih profesional, lebih adaptif, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Pemerintah Kota Batam menjadi bagian dari momentum itu. Melalui Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, Pemko Batam ikut menandatangani Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.

Sebuah langkah yang menegaskan arah baru pengelolaan sumber daya manusia di tubuh birokrasi.

Di balik lembaran dokumen yang ditandatangani, tersimpan kesadaran kolektif bahwa ASN bukan sekadar roda administrasi.

Mereka adalah talenta aset strategis negara yang harus dipetakan, dikembangkan, dan ditempatkan secara tepat. Bukan berdasarkan kedekatan, melainkan kompetensi, potensi, dan kinerja.

“ASN tidak lagi dipandang semata sebagai pelaksana administratif, tetapi sebagai talenta strategis,” ujar Firmansyah. Kalimat itu mencerminkan pergeseran cara pandang yang kini tengah diperjuangkan banyak pemerintah daerah, termasuk Batam.

Manajemen Talenta menjadi jawaban atas tantangan birokrasi modern. Sistem ini dirancang untuk menciptakan keadilan dan objektivitas, memberi ruang yang sama bagi setiap ASN untuk berkembang. Mereka yang berprestasi didorong maju, mereka yang memiliki potensi disiapkan sejak dini.

Komitmen Pemko Batam bahkan mendapat pengakuan nasional. Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan piagam penghargaan atas kesiapan dan rekomendasi penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemko Batam.

Penghargaan itu bukan sekadar simbol, melainkan penanda bahwa reformasi birokrasi di Batam telah melangkah ke fase yang lebih serius.

Lebih jauh, penerapan Manajemen Talenta diharapkan melahirkan ekosistem birokrasi yang sehat—transparan, kompetitif, dan berorientasi hasil. Organisasi pemerintahan memperoleh SDM yang tepat di posisi yang tepat, sementara masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih manusiawi.

Bagi Batam, kota dengan denyut ekonomi dan dinamika investasi yang tinggi, birokrasi yang lincah dan responsif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Tantangan pembangunan yang kompleks menuntut ASN yang tak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan semangat melayani.

Dari Dompak, komitmen itu digaungkan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya. Harapannya satu: melahirkan tata kelola ASN yang modern dan profesional.

Dan bagi Pemko Batam, Manajemen Talenta kini menjadi pijakan penting untuk menyiapkan masa depan birokrasilebih siap, lebih adaptif, dan lebih berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *