Operasi Lilin Seligi 2025 di Kepri Berakhir: Kamtibmas Terkendali, Pelayanan Masyarakat Berjalan Humanis

BATAM, katasiber – Operasi Lilin Seligi 2025 yang digelar Polda Kepulauan Riau dan jajaran selama masa pengamanan Natal dan Tahun Baru resmi berakhir pada 2 Januari 2026 pukul 00.00 WIB.
Selama 13 hari pelaksanaan, operasi ini tidak hanya mencatat stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga memperlihatkan penguatan pelayanan masyarakat berbasis pendekatan humanis.
Dalam penyampaian laporan hasil operasi, Sabtu (3/1/2026), Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa sebanyak ±2.000 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari jalur transportasi darat, laut, dan udara, hingga rumah ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, serta pos pengamanan dan pos pelayanan.
“Seluruh rangkaian pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Selama periode operasi, tercatat 149 kasus kejahatan, terdiri dari:
143 kasus kejahatan konvensional
6 kasus kejahatan transnasional
Selain itu, terdapat 15 gangguan kamtibmas dan 2 kejadian bencana yang seluruhnya ditangani melalui respons cepat dan koordinasi lintas fungsi.
Pendekatan preventif, patroli pada wilayah rawan, dan kesiapsiagaan personel menjadi langkah kunci menjaga situasi Kepri tetap kondusif.
Satgas Kamseltibcarlantas mencatat 63 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang masa operasi.
Penanganan dilakukan melalui pendataan korban, rekayasa arus lalu lintas, serta Traffic Accident Analysis (TAA). Kerugian material yang tercatat mencapai Rp161.350.000.
Di sejumlah titik rawan kepadatan, rekayasa arus kendaraan diterapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
L
Di pos-pos pengamanan dan pelayanan, petugas tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberi layanan kemasyarakatan:
patroli dialogis,
imbauan keselamatan perjalanan,
bantuan kemanusiaan,
pengamanan ibadah dan perayaan pergantian tahun.
Personel di lapangan mengedepankan pendekatan presisi, ramah, dan responsif, sehingga masyarakat merasa aman sekaligus terlayani.
Lonjakan pergerakan masyarakat tercatat di bandara dan pelabuhan.
Bandara:
Berangkat: 64.975 orang
Tiba: 65.619 orang
Pelabuhan:
Berangkat: 396.352 orang
Tiba: 389.711 orang
Angka tersebut menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru namun tetap berlangsung aman berkat pengamanan terpadu bersama stakeholder terkait.
Sepanjang operasi, pengamanan diperkuat melalui:
penjagaan jalur transportasi, rumah ibadah, pusat keramaian, dan lokasi wisata,
patroli preventif dan patroli dialogis,
rekayasa arus lalu lintas,
monitoring bahan pokok dan BBM,
serta penggelaran personel di Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu.
Kabidhumas menegaskan, keberhasilan operasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pengamanan dan dukungan masyarakat.
“Terima kasih kepada masyarakat dan seluruh instansi terkait yang telah bersama-sama menjaga situasi Kepri tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Operasi Lilin Seligi 2025, Polda Kepri memastikan komitmen pengamanan dan pelayanan publik akan terus berlanjut pada agenda pengamanan berikutnya sepanjang tahun. (*/bs)


