Minggu, Juli 14, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur Paparkan Program Strategis saat Silaturahmi dengan masyarakat Perumahan Putri Hijau Batam

Gubernur Paparkan Program Strategis saat Silaturahmi dengan masyarakat Perumahan Putri Hijau Batam.F-IST

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad menutup rangkaian acara di Kota Batam pada hari Sabtu (15/06) dengan bersilaturahmi dengan masyarakat Perumahan Putri Hijau, Kecamatan Sagulung.

Kehadiran Gubernur Ansar disambut dengan tabuhan kompang dan penuh kegembiraan oleh masyarakat Perumahan Putri Hijau Kecamatan Sagulung, terlihat dari ramainya masyarakat yang hadir di Fasum Perumahan.

Gubernur Ansar sendiri mengaku sangat bahagia dan bersyukur, karena dapat bertatap muka dan menyapa masyarakat yang hadir dalam acara silaturahmi kali ini, karena sejatinya silaturahmi dengan masyarakat itu merupakan sebuah kewajiban bagi seorang pemimpin dan dapat juga menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan kepada pemerintah secara langsung.

“Dengan silaturahmi, kita dapat saling mengenal, dan dengan saling mengenal kita dapat saling bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan yang ada, demi membangun Kepri menjadi Daerah yang lebih baik dan lebih maju. Karena di Kepri tidak ada masyarakat kelas satu atau pun kelas dua, semua masyarakat di Kepri itu sama, satu kesatuan di bawah payung budaya melayu” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar turut menyampaikan berbagai program strategis pemerintah Provinsi Kepri di berbagai bidang, yang sudah berjalan selama 3 tahun ini. Hal ini wajib disebarluaskan agar dapat diketahui, dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi sudah membangun Rumah Singgah di Kota Batam dan Jakarta, yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat Kepri yang tengah berobat. Juga pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat di Tanjung Uban dan Fasilitas Pemasangan Ring Jantung dan Bedah Jantung di Rumah Sakit Provinsi di Tanjungpinang yang sudah berjalan.

Ada juga bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) senilai Rp7 Miliar untuk pengobatan masyarakat yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan, ini sebagai salah satu bentuk cara Pemerintah untuk membantu melindungi masyarakat Kepri.

“Walau pun ada Rumah Sakit Jiwa di Kepri, tapi semoga tidak ada penghuninya akan tetapi sebagai pemerintah kita tetap wajib membangunnya, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat, baik kesehatan jasmani dan juga kesehatan mentalnya, karena urusan sakit itu tidak bisa kita prediksi atau pun tunda-tunda” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Pemerintah mulai bulan Juni ini akan memberikan bantuan Seragam dan SPP gratis bagi siswa-siswi yang bersekolah di sekolah naungan Pemerintah Provinsi. Sedangkan untuk Sekolah Swasta akan diberikan bantuan insentif untuk para gurunya dan untuk Sekolah Madrasah akan menyusul Januari nanti jika peraturannya sudah selesai. Ada juga bantuan transportasi untuk siswa yang kurang mampu dan bantuan beasiswa untuk anak-anak Kepri yang sedang berkuliah D3 dan S1.

“Anak-anak kita ini akan menjadi penentu yang akan membuat Kepri tumbuh menjadi daerah yang lebih maju di masa depan. Oleh sebab itu, Pemerintah berusaha untuk membantu bidang pendidikan dengan sebaik mungkin dan kepada orang tua juga diharapkan akan lebih fokus mendampingi dan mengawasi anak-anaknya di rumah karena sudah diringankan bebannya oleh Pemerintah” ujarnya.

Di bidang ekonomi, ada bantuan pinjaman dengan bunga 0% untuk para pelaku UMKM, dan untuk menjalankannya Pemerintah Provinsi bekerjasama dengan Bank Riau Kepri Syariah.

“ini sebagai salah satu upaya nyata dari Pemerintah untuk mendorong UMKM di Kepri agar dapat naik kelas, karena umkm adalah salah satu ujung tombak yang membantu menggerakkan kembali ekonomi Kepri sehingga menjadi Daerah terbaik se-Sumatera pertumbuhan ekonominya pasca pandemi” jelasnya.

Dan ada juga program Kepri terang berupa pengadaan pasokan listrik masyarakat-masyarakat di pulau terluar, bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk 46.000 masyarakat nelayan yang ditanggung Pemerintah Provinsi, pembangunan pelabuhan roro di Natuna dan Anambas.

Penambahan kapal roro Nusantara 1 dan Nusantara 3, progres Pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang merupakan terpanjang di Indonesia dan sudah masuk ke tahap pengecekan kondisi tanah.

Dan juga pemugaran bandara udara di Karimun yang direncanakan sudah bisa melayani pesawat tipe besar mulai akhir tahun ini.

“Semua ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi untuk dipersembahkan bagi masyarakat Kepri, jadi Bapak Ibu semua mesti mengetahuinya, agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya” tutupnya.

Turut hadir bersama Gubernur pada kegiatan silaturahmi tersebut, Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Pejabat Fungsional Utama Dr. Ir. Lamidi, Ka Dinas Pendidikan, Ka Dinas Perhubungan, Ka Dinas Perumahan dan Pemukiman, Ka Biro Kesra, Ka Biro Adpim, Ketua RW, RT dan Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat Perumahan Putri Hijau Kecamatan Sagulung. (mam)

Editor: abas

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles

zile libere 2024
never single again
Bir Türk kızı amını parmaklıyor
disabled love
trio di teen nude si masturba
ممارسة الجنس مع فتاة مسلمة
pussy piss spy cam