Rabu, Februari 21, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kemungkinan KIP Kepri Akan Diseleksi Ulang

Gubernur Kepri, H Ansar AHmad. f-katasiber.id

TANJUNGPINANG – Lima nama calon Komisioner Informasi Publik (KIP) Provinsi Kepri 2023-2027 telah diserahkan DPRD Kepri ke Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad.

Hanya saja, ada kemungkinan nama-nama tersebut tidak diakomodir Gubernur. Bahkan, ada kemungkinan akan dilakukan seleksi ulang.

Ada tiga hal yang membuat Gubernur Ansar tidak terima dengan nama-nama itu yakni :

1. Nama-nama itu sudah menyebar ke publik
2. Tidak ada keterwakilan perempuan
3. Ada Caleg yang lolos

Ansar mengatakan, sebelum nama-nama itu sampai ke publik, harusnya diserahkan ke gubernur. Kemudian gubernur akan melihat lagi apakah semua usulan DPRD itu sesuai atau tidak di posisi tersebut.

“DPRD menyampaikan ke kita, bukan dibuat terbuka seperti itu,” ungkap Ansar Ahmad seperti dikutip hariankepri.com pada Selasa (23/1/2024).

Dengan beredarnya nama-nama hasil fit and propert test DPRD Kepri itu, nampaknya Gubernur Ansar tersinggung. Kemungkinan lima nama yang diajukan untuk disahkan tersebut, tidak akan dilantiknya.

Hal itu terlihat dari jawaban Ansar, akan menyeleksi ulang nama-nama tersebut sebelum disahkan dan dilantik.

“Kayaknya itu mau diseleksi ulang atau bagaimana. Untuk jelasnya, tanyakan ke Hasan (Kadiskominfo, red),” tambahnya.

Sebelumnya, DPRD Provinsi Kepri mengumumkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon anggota KIP Kepri periode 2023–2027.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, menyatakan bahwa dari 15 calon yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan wawancara.

DPRD Provinsi Kepri telah memilih 5 nama calon anggota KIP Provinsi Kepri. Nama-nama tersebut, yaitu Muhammad Juhari, Arison, Alfian Zainal, Saut Maruli Samosir, dan E. Afrizal.

Ketua DPRD Kepri menyebutkan, mereka telah menyampaikan nama-nama tersebut kepada Gubernur Kepri untuk ditetapkan sebagai Anggota Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu salah seorang calon anggota KIP yang lolos itu, Alfian Zainal mengaku ada upaya dari pihak Kominfo Kepri untuk mengocok ulang nama yang lolos.

“Info yang saya dengar memang begitu,” kata Alfian Zainal yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI Kepri.

Dari informasi yang dikumpulkan Gubernur Ansar menolak ada nama caleg yang lolos sebagai calon anggota KIP. Mestinya nama itu sudah gugur sebelum fit proper tes di DPRD.

Selain nama caleg itu, Gubernur juga meminta DPRD Kepri memasukan keterwakilan perempuan dalam komisioner. Hal itu yang membuat Gubernur Ansar menolak mengesahkan lima nama yang diajukan DPRD Kepri itu.

Proses administrasi hingga ujian tertulis, tes kelompok dan psikotest dilakukan selama dua hari pada tahun 2023 lalu.

Ada beberapa peserta yang merasa bisa menyelesaikan semua test tersebut namun gagal masuk 15 besar. Mereka bahkan mempertanyakan tentang nama-nama yang lolos tersebut dasarnya apa. Sebab, hasil ujian tidak diberitahukan. Tidak terbuka. (*/ABAS)

Editor : SUTANA

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles

zile libere 2024
never single again
Bir Türk kızı amını parmaklıyor
disabled love
trio di teen nude si masturba
ممارسة الجنس مع فتاة مسلمة
pussy piss spy cam