Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lion Air Buka Rute Bali ke Shenzen Cina

BALI – Perkembangan positif pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta
industri penerbangan terus menunjukkan tren lebih baik.

Kolaborasi dan inisiasi bersama senantiasa
dilakukan dengan mempertahankan penerapan pedoman protokol kesehatan serta melalui kegiatan mempromosikan destinasi super prioritas sebagai program unggulan untuk menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) termasuk dari Tiongkok berkunjung ke Indonesia.

Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), implementasi 3S mencakup “size” (jumlah kedatangan), “spread” (persebaran) dan “spending” (tingkat
pengeluaran) serta pendekatan “growth” (pertumbuhan), Indonesia memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara (turis asing) asal Tiongkok ke Indonesia pada 2023 yakni 120.900 hingga 255.700 kunjungan.

Statistik 2019, turis Tiongkok tercatat 2 juta kunjungan. Dalam mendukung agenda pemerintah tersebut, Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group mengumumkan membuka penerbangan perdana internasional secara langsung (non-stop) dari Tiongkok ke
Indonesia.

Rute pertama ini mulai dioperasikan 22 Januari 2023 dari Bandar Udara Internasional Bao’an
Shenzhen, Guangdong (SZX) tujuan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS), membawa turis dewasa 193, anak-anak 17 serta 2 balita.

Tahap awal, Lion Air melayani penerbangan
satu kali seminggu.

Dari berangkat ke – Shenzhen (SZX) pukul 23.25, tiba pukuul 04.40. Setiap Sabtu.

Dari Shenzhen (SZX) – Bali (DPS) beragkat pukul 05.50, tiba pukul 10.50. Setiap Minggu.

Keterangan tidak ada perbedaan waktu: Bali dan Shenzhen menggunakan format GMT+ 08.
Durasi tempuh jarak jauh (long haul) 4 jam 55 menit, Lion Air mengoperasikan armada modern jenis pesawat Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi).

Rata-rata pesawat berusia muda yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat. Pesawat dimaksud memiliki tingkat keamanan dan keselamatan tinggi.

Seluruh pesawat telah menjalani perawatan intensif, dalam kondisi terbaik dan laik terbang (airworthy for flight).

Fitur utama pesawat menawarkan tata letak kursi (konfigurasi) 3-3 lorong tunggal (single aisle).

Wisatawan dapat merasakan terbang nyaman karena setiap kursi berlapis kulit, ergonomis dengan jarak antarkursi (seat pitch)tergolong lega.

Ruang penyimpanan barang di dalam kabin/ di atas kursi (overhead) atau kompartemen
memiliki ukuran lebih besar. Keuntungannya dapat mengakomodir barang bawaan sesuai ketentuan yang boleh dibawa dan memudahkan penyusunan.

Nuansa selama penerbangan lebih nyaman didukung Boeing Sky Interior. Langit-langit kabin berbentuk oval, sistem pencahayaan menghadirkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan mood, seperti soft blue ketika
menyambut saat boarding agar fresh, warna senja atau orange (sunset) cocok suasana santai, tenang serta merah kecoklatan akan menampilkan kelembutan.

Selain itu, pola penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior dan dinding samping sangat menarik, sehingga memberikan kesan lebih lapang.

Penambahan Kota Tujuan Tiongkok dan Konektivitas di Indonesia. Peningkatan frekuensi terbang Shenzhen ke Bali dan rencana pembukaan rute baru Lion Air dari kota di
Tiongkok lainnya seperti Beijing, Xián, Jinzhou, Haikou, Kunming, Lanzhou, Nanchang, Nanjing, Ningbo, Shanghai-Hongqiao, Shanghai-Pudong, Zhengzhou dan Guangzhou ke Indonesia dilakukan secara bertahap.

Inaugurasi penerbangan Tiongkok – Indonesia dilaksanakan setelah keputusan pemerintah Tiongkok mencabut pembatasan perjalanan ketat internasional yang diumumkan pada 8 Januari 2023 dan diperkenalkan bersamaan perayaan Tahun Baru Imlek (Chinese New Year) 2023.

Kedatangan kembali wisman Tiongkok melalui penerbangan non-stop Lion Air dapat berkontribusi dalam pencapaian kunjungan turis luar negeri berkisar 3,5 juta – 7,4 juta kunjungan.

Negara berjuluk Tirai Bambu
menjadi salah satu negara penyumbang pasar terbesar untuk bidang pariwisata dan penerbangan di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, periode Januari – November 2022 turis asing paling banyak melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai ialah 1.777.684 kunjugan.

Jumlah capaian wisman 4,57 juta melebihi target yang ditetapkan 3,5 juta kunjungan pada 2022, meningkat 228% dari 2021 pada periode yang sama 1,39 juta kunjungan.

Jaringan internasional Lion Air dari pusat teknologi global terkemuka Silicon Valley Tiongkok “Shenzhen” ke gerbang wisata Indonesia “Bali” merupakan salah satu upaya mendukung gerakan Bangga Berwisata di
Indonesia (BBWI) dalam rangka penguatan sistem ekonomi kreatif dan percepatan pengembangan
perekonomian nasional.

Faktor lain, dibukanya rute Shenzhen ke Bali akan semakin memperlancarlalu lintas bisnis dan perdagangan.

Pergerakan ekspor dari hasil pertanian perkebunan, perikanan, peternakan dan UMKM lebih mudah, cepat dan tepat.

Shenzen dikenal sebagai kawasan metropolitan terbesar dan tersibuk di daratan Tiongkok. Kota ini dibangun dengan infrastruktur yang terus berkembang, nilai investasi tinggi serta membagi dalam Zona Perdagangan Bebas Shenzhen (Shenzhen Free Trade Zone) dan Kawasan Industri Teknologi Tinggi (Shenzhen High-Tech
Industrial Park), perguruan tinggi dan pariwisata.

Pada kesempatan baik, penerbangan dari Kota Desain – Shenzhen ke Pulau Dewata – Bali pergi pulang (PP) turut memperkuat hubungan bilateral antarnegara (Indonesia dan Tiongkok).

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan dukungan dari regulator, pengelola bandar udara PT Angkasa Pura I Bali dan Shenzhen Airport Company Ltd., pengatur lalu lintas udara – AirNav Indonesia dan
Shenzhen Airport Air Traffic Control, mitra perjalanan udara, pihak terkait (otoritas bandar udara, kantor kesehatan pelabuhan, imigrasi, BMKG serta lembaga berwenang yang lain), kru pesawat dan seluruh karyawan, dalam penyelenggaraan rute internasional Tiongkok berjalan lancar.

Lion Air mengapresiasi
bentuk kerjasama, sehingga sinergitas ini diharapkan mempermudah perjalanan udara bagi wisatawan dari dan menuju Tiongkok.

Demikian disampaikan Corporate
Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam rilisnya. (*/mrh)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles