Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Porprov 2022, Atlet Bintan Terima Bonus, Raih Emas Terima Rp5 Juta, Tanjungpinang Kapan?

BINTAN – KONI Bintan bersama dengan Pemkab Bintan sudah mencairkan bonus atlet dan pelatih yang meraih medali ada multi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri, baru-baru ini digelar di Bintan.

Dimana, Batam tetap juara umum lima kali berturut-turut, disusul posisi runner up Kota Tanjungpinang dan posisi ketiga tuan rumah Bintan.

Bagi atlet peraih medali emas untuk kategori perorangan   mendapat bonus sebesar Rp5 juta.

Peraih medali perak mendapat bonus Rp3,5 juta, dan peraih medali perunggu mendapat bonus Rp2 juta.

Kemudian,  kategori ganda, peraih medali emas mendapat bonus senilai Rp6 juta, peraih medali perak mendapat Rp4,5 juta, dan peraih medali perunggu mendapat bonus Rp3 juta.

Untuk kategori beregu, peraih medali emas mendapat bonus Rp7,5 juta, perak sekira Rp6 juta dan perunggu sekira Rp4,5 juta.

Kemudian, kategori grup, peraih medali emas mendapat bonus Rp20 juta, perak mendapat bonus sekira Rp15 juta dan perunggu mendapat bonus Rp10 juta.

Sementara untuk ofisial/pelatih/manajer, hitungan bonus sesuai perolehan medali, dengan maksimal 3 medali tertinggi. Bonus medali emas Rp3 juta, perak Rp2 juta dan perunggu Rp1 juta.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan merealisasikan dana Rp1,015 miliar untuk bonus dari perolehan 55 medali emas, 56 perak dan 84 perunggu pada Porprov Kepri, awal November 2022 lalu di Kabupaten Bintan.

Penyerahan bonus atlet peraih medali dan ofisial disejalankan peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bintan, di halaman Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Kamis (1/12/2022) pagi.

Ketua KONI Bintan Dedi Sutanto menyebutkan, anggaran yang direalisasikan Pemkab Bintan untuk bonus atlet peraih medali dan pelatih Bintan pada Porprov Kepri tahun 2022 itu, senilai Rp 1.015.000.000.

“Anggaran yang dikucurkan untuk bonus atlet dan ofisial ini sekitar Rp1,015 miliar,” sebut Dedi Sutanto yang biasa disapa Apeng ini, dilansir suaraserumpun.com.

Dedi Sutanto menjelaskan, bonus diberikan berdasarkan perolehan medali dan kategorinya. Yaitu, kategori perorangan, ganda atau double, beregu dan grup.

“Kalau beregu misalkan 1 medali diraih 3 sampai 5 orang atlet. Kalau grup itu lebih dari 5 orang misalkan sepak bola, voli, atau basket,” jelas dia.

Pemberian bonus itu maksimal tiga medali tertinggi. Misalkan, untuk satu cabor itu terkumpul 5 medali dari lima nomor yang dipertandingkan, maka yang dihitung maksimal 3 medali tertinggi.

“Misalkan terkumpul sekira 3 medali emas dari lima nomor tadi, dikalikan sekira Rp3 juta. Maka bonusnya sekira Rp9 juta. Itu sudah paling maksimalnya bagi ofisial,” terang Apeng.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, bonus yang diberikan diharapkan mampu menjadi pemicu atlet untuk lebih berprestasi.

Sebelumnya, ketua kontingen Kota Tanjungpinang pada Porprov lalu, Zulhidayat juga Sekdako Tanjungpinang menjelaskan, bonus dan pelatih atlet Kota Tanjungpinang yang turun di Porprov, baru dianggarkan pada APBD 2023 mendatang.

“Tahun ini hanya bonus untuk atlet Popda yang dianggarkan, untuk Porprov baru dianggarkan tahun 2023 nanti,” ujarnya.

Saat disinggung, berapa nilai bonus bagi peraih medali emas untuk kategori perorangan, mantan kepala dinas PU ini, menjelaskan harus melihat kemampuan anggran.

Tapi, sambungnya paling tidak sama dengan tahun sebelumnya.”Kita lihat kekuatan anggaran nanti, tapi paling tidak sama dengan bonus sebelumnya,” ujarnya.(bas)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles