Jumat, Desember 2, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Atlet Menembak Mulai Mengikuti Kualifikasi Pertama PON Aceh-Sumut 2024

JAKARTA – Atlet menembak asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Pada PON Papua, lalu belum mampu meraih medali emas. Masih perlu mengikuti try out yang lebih kompetitif lagi. Kini, atlet menembak Kepri kembali diuji untuk mempersiapkan diri jelang PON Sumut-Aceh 2024.

Wakil Sekretaris KONI Kepri Amri sebelumnya, mengaku pada PON Aceh-Sumut, berharap anggaran pembinaan dari Pemprov Kepri untuk masing-masing cabor meningkat. Artinya, agar banyak cabang olahraga lolos ke PON Aceh-Sumut mendatang.

“Kita harapkan banyak cabor yang menyumbangkan medali di PON Aceh-Sumut 2024, kita harapkan anggaran pembinaan terus membaik,” ujarnya, belum lama ini.

Kini, Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin) menggelar kualifikasi pertama Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatra Utara 2024. Kuota 270 tiket diperebutkan.

Informasi itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Purwadi Santoso, yang juga Wakil Ketua PB Perbakin bidang Tembak dan Sasaran, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022), seperti dilansir detik.com.

“Saat ini ada sekitar 690 atlet yang mengikuti kualifikasi PON ini, baik secara offline maupun online dari seluruh provinsi di Indonesia,” kata Purwadi.

“Sebanyak 210 peserta dari 12 provinsi mengikuti kualifikasi secara online. Sedangkan sisanya mengikuti secara offline di Lapangan Tembak Senayan.

“Mereka akan bertanding di antaranya nomor 10 meter, 25 meter, dan 50 meter, serta running target. Yang jelas tiket yang diperebutkan ada 270 kuota dari 35 nomor yang diperlombakan,” dia menjelaskan.

Lebih lanjut Purwadi mengatakan, pemenang dari kualifikasi ini tak secara otomatis lolos ke Pekan Olahraga Nasional 2024. Sebab, PB Perbakin sendiri menyiapkan delapan kali kualifikasi untuk mendapat Skor Minimum Kualifikasi (MQS).

Dari jumlah itu akan dibagi tiga kualifikasi PON tahun ini, dan lima rangkaian sisanya belangsung tahun depan.

“Nanti tinggal dibagi saja lolosnya berapa karena tidak semuanya diambil. Yang jelas Pengprov boleh meloloskan sebanyak-banyaknya, cuma satu dari satu nomor diambil tiga atlet per pengprov,” kata Purwadi. (ks)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles