Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Kepri Janjikan Rp350 Juta bagi Peraih Medali Emas di PON Papua

Pelatih layar PON Kepri Weng Samsi berharap janji Pemprov akan memberikan bonus bagi atlet Kepri yang meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 2-17 Oktober ini, harus digaungkan ke pelatih dan atlet lebih awal.

Pemprov Kepri menjanjikan jumlah bonusnya, naik lebih besar dibandingkan bonus yang dibagikan bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di PON XIX Jawa Barat 2016, lalu.

Bonus bagi atlet meraih medali emas di PON Jawa Barat hanya Rp250 juta dan pelatihnya Rp250 juta, tapi untuk emas di PON XX Papua Oktober ini, ditambah menjadi Rp350 juta.

“Harus digaungkan, kalau bonus medali emas di PON Papua Rp350 juta. Ini merupakan motivasi bagi atlet untuk lebih keras lagi berlatih,” kata Weng Samsi, kemarin.

KONI Kepulauan Riau (Kepri) sendiri menargetkan berada di posisi 15 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Target itu, dinilai realistis mengingat pada PON Jabar lalu daerah kepulauan ini berhasil menduduki ranking 19 dari 34 provinsi di tanah air.

PON Papua, Kepri hanya meloloskan 54 atlet dari 15 cabang olahraga (cobor) saja. Layar merupakan cabang andalan Kepri untuk meraih pundih-pundih medali di PON mendatang.

“Tiga kali kali Kepri ikut PON (PON Kaltim 2008, PON Riau 2012 dan PON Jawa Barat 2016, memang layar terbanyak menyumbangkan medali emas. Tapi, untuk PON ini saya belum bisa berbicara banyak tentang emas,” kata Weng Samsi.

Pelatih nasional, atletnya berkali-kali juara di level internasional, mengaku belum bisa berbicara soal medali emas di PON Papua, bila KONI Kepri belum bisa memenuhi sarana dan prasarana yang akan digunakan oleh atlet layar.

Salah satunya adalah perahu laser. Untuk kategori perahu laser, ada empat kategori yang dipertandingkan. Kepri meloloskan empat atlet dikategori perahu laser tersebut.

“Harganya memang sedikit mahala mencapai Rp150 juta untuk satu perahu. Kita cukup butuh dua saja, supaya hemat, padahal kita butuh empat perahu laser itu,” ujar Weng.

Kata dia, kontingen Kepulauan Riau menjadi juara umum cabang layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau setelah mengumpulkan tiga emas, satu perak dan satu perunggu. Begitu juga dengan PON XIX Jawa Barat 2016, lalu.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris KONI Kepri Amri menjelaskan, saat rapat KONI Kepri dengan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, Pemprov Kepri akan menambah jumlah bonus bagi atlet peraih medali emas di PON nanti. Sebelumnya, pada PON Jawa Barat 2016, peraih medali emas diberikan bonus Rp250 juta, termasuk pelatihnya.

“PON XX Papua, Pak Gubernur minta bonusnya dinaikan menjadi Rp350 juta untuk atlet peraih emas. Ini merupakan motivasi bagi atlet kita untuk sungguh sungguh berlatih serius,” ujarnya. (bs/ks)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles