Rabu, Februari 21, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sudah Lama Kosong, Gubernur Kepri Desak Segera Gelar Pemilihan Wakil Walikota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Kekosongan jabatan WakilWali Kota Tanjungpinang sudah berlangsung lama dan mulai memanas. Karena, lama belum juga dipilih mendapat tanggapan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Mendagri melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah telah meminta kepada Gubernur Kepri untuk memonitoring dan melakukan pendampingan terhadap proses pengisian Wakil Walikota Tanjungpinang dilaksanakan sesuai peraturan Peundang-undangan.

Lalu, Mendagri juga telah menyurati Gubernur Kepulauan Riau untuk mendorong Pemerintah Kota Tanjungpinang agar segera melakukan pemilihan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyatakan akan turun tangan untuk mendorong Pemko Tanjungpinang dan DPRD Kota Tanjungpinang agar menyegerakan proses pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Hal ini juga bagian dari tanggungjawab sebagai Gubernur.

Karena, proses pemilihan sudah berjalan dengan dibentuknya pansus pilwawako Tanjungpinang. Dan, partai pengusung juga sudah menyerahkan dua nama ke Walikota Tanjungpinang. Dari Golkar, yakni nama calon Wakil Walikota adalah Ade Angga. Sedangkan dari Gerindra adalah Endang Abdullah.

“Ya itu (Pemilihan Wali Wali Kota), memang tanggungjawab Gubernur karena wakil pemerintah pusat di daerah,” kata Ansar saat dihubungi, Minggu (7/3/2021).

Sejauh ini, kata Ansar, proses untuk dilaksanakan pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang itu sudah berjalan. Beberapa waktu lalu, DPRD juga telah menyurati Pemerintah Pusat dan telah ditanggapi oleh Mendagri. Dua nama calon Wakil Walikota Tanjungpinang, juga sudah ada di meja Walikota Tanjungpinang.

“Kalau proses bolak balik suratnya sudah berjalan. Bahkan, surat DPRD pun sudah dibalas Mendagri. Isinya memang agar saya monitor dan mengawal itu (Pemilihan Wakil Wali Kota),” ungkapnya.

Untuk itu, Ansar memastikan dalam waktu dekat akan meneruskan surat dari Mendagri tersebut ke Wali Kota Tanjungpinang. Hal ini diharapkan agar Wali Kota Tanjungpinang bisa meneruskannya ke DPRD Kota Tanjungpinang untuk diproses. Nanti, DPRD yang akan memilih Wakil Walikota sesuai aturan yang berlaku.

“Mudahan surat nanti direspon dan saya akan lihat perkembangannya selama 7 hari, kalau tidak ada tanggapan, saya akan surati lagi,” tegasnya.

Jika surat tersebut tak ditanggapi oleh Wali Kota Tanjungpinang, kata Ansar, dirinya akan berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri untuk melaksanakan pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang tersebut.

“Sebelum melakukan itu, saya akan melakukan pendekatan dulu satu dua hari ini. Karena itu adalah bagian dari kewajiban,” imbuhnya.

Kendati demikian, tambah Ansar, upaya untuk menyegerakan pengisian kekosongan jabatan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ini tidak lain hanya untuk mendorong kinerja pemerintah daerah. Sehingga, dengan terisinya jabatan itu bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan solusinya nanti bagus,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Tanjungpinang mengirimkan surat resmi ke Ketua DPRD Kota Tanjungpinang. Isi surat Walikota tersebut, meminta agar DPRD menunda pemilihan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni menjelaskan, alasan Walikota untuk menunda pemilihan Wakil Walikota, karena Walikota ingin berkordinasi dulu dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Ibu Walikota minta agar ditunda dulu pemilihan Wakil Walikota. Alasanya, mereka mau berkonsultasi dulu dengan Mendagri. Isi surat dan alasan Walikota, suratnya yang dikirim ke DPRD Tanjungpinang,” ujar Yuniarni Pustoko Weni yang diakrab disapa Ibu Weni.

Sebelumnya, Mendagri sudah mengirimkan surat ke Gubernur Kepri. Isi surat itu, yakni berkenan dengan surat Ketua Dewan Perwalikalan Rakyat Kota Tanjungpinang Nomor 188.3.34/49/2.2.02/2021 tanggal 2 Februari 2021.
Hal Pengajuan Calon Wakil Walikota Sisa Masa Jabatan 2018-2023, dengan hormat disampaikan hal-hal sebagai berikut :

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang menjelaskan bahwa berdasarkan surat Gabungan Partai Pengusung Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Periode 2018-2023 Nomor Istimewa tanggal 9 November 2020 Perihal Pengajuan Calon Wakil Walikota Sisa masa jabatan 2018-2023 kepada Walikota Kota Tanjungpinang, telah menetapkan Sdr. Ade Angga,S.IP. M.M dan Sdr. Endang Abdullah, S.Kp, M.Si sebagai calon Wakil Walikota Tanjungpinang Sisa Masa Jabatan Tahun 2018-2023.

Namun sampai dengan saat ini belum ada tindak lanjut dari Walikota Tanjungpinang untuk meneruskan nama-nama calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang Sisa Masa Jabatan Tahun 2018-2023 kepada DPRD Kota Tanjungpinang untuk dilakukan proses pemilihan sebagaimana dimaksud Pasal 176 ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

Sesuai ketentuan Pasal 91 ayat (2) huruf b Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerag, menegaskan bahwa gubernur sebagai wakil Pemerintah Pueat mempunyai tugas melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi terhadap penyelenggaraan Pemerintah Daerah kabupaten/kota yang ada diwilayahnya

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dalam rangka menjaga stabilitas politik dan pemerintahan serta menjamin adanya kepastian hukum di Kota Tanjungpinang, diminta kepada Saudara Plh. Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat untuk memonitoring dan melakukan pendampingan terhadap proses pengisian Wakil Walikota Tanjungpinanv dilaksanakan sesuai peraturan Peundang-undangan.(as)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles

zile libere 2024
never single again
Bir Türk kızı amını parmaklıyor
disabled love
trio di teen nude si masturba
ممارسة الجنس مع فتاة مسلمة
pussy piss spy cam