Selasa, September 27, 2022

KPK Usut Dugaan Korupsi Rokok FTZ Bintan, Siapa Calon Tersangka?

BINTAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) Wilayah Kabupaten Bintan. Terutama dari tahun 2016 sampai 2018.

Sudah tiga hari terakhir ini, beberapa pejabat di Pemkab Bintan, Badan Pengusahaan (BP) Bintan dan pengusaha, telah di periksa oleh KPK. Beredar informasi, mereka ada yang di periksa di Polres Bintan, Polres Tanjungpinang bahkan di Polda Kepri. Diduga kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Seperti kemarin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Bintan Edi Pribadi mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) itu diperiksa terkait kasus korupsi yang tengah ditangani komisi anti rasuah itu.

Selain itu, penyidik KPK juga memeriksa Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bintan Mardiah.

Edi mulai diperiksa di ruangan Balai Antan Seludang sekira pukul 10.00 Wib dan selesai pemeriksaan sekira pukul 14.00 Wib.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/2/21), membenarkan hal tersebut.

“Bahwa benar, KPK saat ini sedang melakukan penyidikan dugaan TPK terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018,” ujarnya, kemarin

Kata dia, KPK belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya.Karena sebagaimana telah ia sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka.

“Pada waktunya KPK pasti akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya apa saja dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya,” ujarnya lagi.

Namun demikian, KPK memastikan, sebagai bentuk transparansi kepada publik, KPK akan menginformasikan setiap perkembangan penanganan perkara ini.

“KPK belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya,” ujarnya. (sp)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles