Selasa, September 27, 2022

Pandemi Covid-19, Banyak Warga Tionghoa Tidak Gelar Open House

TANJUNGPINANG- Perayaan Imlek 2572, Jumat 12 Februari 2021 berlangsung sepi dan berbeda dengan Imlek sebelumnya, karena masih dalam masa pendemi covid-19.

Tak nampak ada kemeriahan, mengingat sudah ada imbauan dari pemerintah agar perayaan Imlek menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

sebelum pandemi, perayaan Imlek cukup meriah. Para tokoh masyarakat, sebelum pandemi ramai-ramai menggelar atau membuka open house di rumahnya. Dengan tujuan, agar masyarakat bisa datang ke rumahnya untuk bersilaturahmi.

Bahkan open house selama tiga hari. Kali ini, sagat berbeda. Banyak warga Tionghoa justru tidak gelar open house.

Tokoh masyarakat Tionghoa Kepri Hengky Suryawan mengingat masih dalam masa pandemi covid-19 pihaknya dan keluarga tidak menggelar kegiatan open house pada Imlek kali ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus.

“Silaturahmi dengan keluarga cukup dengan vedio call saja. Kita adakan hanya untuk keluarga dan dirumah saja tidak menggelar open house seperti biasanya karena masih pandemi ini, kita minta maaf buat kawan-kawan tidak menyelanggarakan seperti biasanya.

Ini semua untuk mencegah covid-19, kasusnya terus terjadi dan meningkat,” katanya, belum lama ini.

Hengky Suryawan juga ketua Permabuddhi Kepri, meminta warga Buddha tidak merayakan Imlek berlebihan, yang bisa menimbulkan kerumunan massal.”Perayaan Imlek di rumah saja. Kalau kangen sama keluarga jauh, vedio call saja, sudah cukup mengobati ditengah pandemi Covid-19,” harapnya.

Senada juga disampaikan Bobby Jayanto. Tokoh masyarakat Tionghoa Kepri ini, mengaku tidak menggelar open houser, seperti tahun-tahun sebelumnya, alasannya karena pandemi Covid-19.

Menurut Bobby, juga angota DPRD Provins Kepri, sepinya Imlek tahun ini juga disebabkan banyak saudara dan masyarakat Tionghoa yang berada di luar daerah seperti daerah seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Jakarta, Bandung dan Palembang serta daerah lainnya lainnya. Mereka, katanya, memilih tidak pulang pada Imlek tahun ini dikarenakan khawatir dengan pandemi covid-19.

“Ayo sama-sama membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dengan cara tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya. (sp)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles