Jumat, Oktober 7, 2022

Hengky Suryawan Dapat Penghargaan dari Kanwil DPJ Kepri

TANJUNGPINANG – Tahun 2020 lalu, merupakan tahun yang paling sulit, karena pertumbuhan ekonomi anjlok, secara nasional, termasuk di Kepulauan Riau (Kepri). Ini disebabkan karena pandemi Covid-19. Banyak sektor usaha tutup, banyak karyawan dirumahkan dan di PHK.

Namun, sebagai pengusaha, kewajibannya untuk membayar pajak, tetap harus dilakukan.

Piagam penghargaan.

Pengusaha Shipyard dan Shipping Hengky Suryawan, bersama dengan pengusaha lainnya di Kepri diberikan penghargaan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DJP Kepulauan Riau. Karena mereka taat membayar pajak.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kepulauan Riau Slamet Sutantyo di Hotel Aston Batam, Senin (8/2).

Hengky Suryawan sendiri, dinobabkan sebagai pengusaha yang paling banyak membayar pajak di Kepri, meskipun ekonomi lagi melemah karena pandemi Covid-19. Perusahaan yang dipimpinnya, masih bisa bertahan dan melaksanakan kewajibannya, membayar pajak dengan baik.

Hengky Suryawan juga Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengajak masyarakat Kepri umum untuk taat membayar pajak agar provinsi Kepri terus berkembang.

“Jangan lupa membayar pajak, meskipun ditengah pandemi Covid-19. Karena pajak adalah sumber pembangunan di daerah,” kata Hengky Suryawan, saat dihubungi, kemarin.

Pengusaha kapal ini, membeberkan setelah ia berbincang-bincang dengan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP)DJP Kepulauan Riau Slamet Sutantyo, kalau di Kepri penerimaan pajak melampaui target empat persen bahkan paling terbesar di Indonesia.

Hengky juga optimis, tahun 2021 ini, pertumbuhan ekonomi mulai bergerak lebih baik, dibandingkan tahun lalu. Di Kepri misalnya, memang ada beberapa sektor, seperti sektor jasa mengalami pertumbuhan minus, karena Covid-19. Tapi, ada beberapa sektor lainnya, seperti manufaktur tetap eksis atau tumbuh ditengah pandemi Covid-19.

“Kapal tol sudah jalan lagi. Perputaran ekonomi tentu berjalan dengan baik. Pemerintah juga sudah melakukan langka-langka pemulihan ekonomi. Ini tanda-tanda ekonomi akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Sambung dia, pertumbuhan ekonomi di Kepri akan terus berkembang, bila jembatan penghubung antara Pulau Batam dan Pulau Bintan, yang disebut jembatan Babin, selesai dibangun. Dua pulau akan tumbuh ekonomi baru, termasuk di Kota Tanjungpinang.

“Jembatan Babin merupakan jembatan harapan bersama masyarakat Kepri dan bisa memicu pertumbuhan ekonomi baru di dua p ulau itu,” ujarnya. (sp)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles