Selasa, September 27, 2022

Provinsi Ini Diprediksi Hujan Ekstrem Tiga Hari ke Depan

JAKARTA – Masyarakat tetap diminta waspada, karena cuaca di awal-awal tahun hingga Februari mendatang, masih ekstrem. Termasuk di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Awal tahun kemarin, Tanjungpinang, Bintan dan Batam, termasuk beberapa daerah lainnya di Kepri, dilanda banjir dan tanah longsor. Ribuan rumah warga banjir dan ada tujuh rumah warga langsor di Tanjungpinang.

Kini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan masih berpotensi terjadi pada Januari dan Februari 2021. Oleh sebab itu, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi adanya cuaca ekstrem berupa curah hujan dengan kategori tinggi dan sangat tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan, peningkatan tren curah hujan ekstrem ini selain dipicu oleh gangguan skala iklim, juga dikaitkan sebagai dampak perubahan iklim.

“Dari pengamatan BMKG walaupun curah hujan berada pada tingkat sedang, namun masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor),” kata Guswanto dalam dilansir jpnn.com, Minggu (24/1).

“Hal ini tergantung pada daya dukung lingkungan dalam merespon kondisi curah hujan,” sambung Guswanto. Guswanto menambahkan, potensi hujan ekstrem diprediksi untuk tiga hari ke depan, yakni 23-26 Januari 2021 dapat terjadi di wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua.

“Hujan ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat atau petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan,” ujar Guswanto. (sp)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles