Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Musim Angin Utara, Nelayan Kelong Pilih Bertani

BINTAN – Musim angin utara telah tiba, bagi nelayan tradisional takut melaut, meskipun ada nenek moyangnya sang pelaut.

Mereka tidak mau melaut bukan takut sama ombak tinggi, terutama nelayang kelong, ia takut kalau kelongnya hancur di terpa ombak dan angin kencang.

Harga kelong cukup mahal. Harga satu kelong bisa mencapai Rp180 juta baru bisa di bawa ke laut mencari rezeki.

Samsudin, salah satu nelayan kelong di Pulau Bintan, kepada katasiber.id mengaku pada saat musim utara seperti saat ini, rata rata nelayan kelong tidak melaut.

Bukan mereka takut ombak dan angin kencang, tapi kalau di paksa melaut, kelong pasti hancur kena ombak.

“Kita juga butuh arus tenang baru bisa kita turunkan tanggul atau jaring. Kalau arus kuat juga tidak tarik tanggul, walaupun ditarik tanggulnya tetap tak isi,” katanya, kemarin.

Kata dia, supaya dapurnya tetap berasap selama musim angin utara, umumnya nelayan kelong mencari pekerjaan lainnya, yang penting halal untuk keluarga.

Ia sendiri, karena ia memili lahan yang  bisa ditanami cabai atau tomat, ia garap bersama dengam rekannya.

“Ada yang jadi petani, tukang bangunan, jualan di pasar,” ujarnya.

Sambung dia, prediksinya setelah Imlek 12 Februari, sudah banyak nelayan turun lagi mencari ikan basah dan ikan kering.

“Nelayan menyebutnya tangkapan ikan bilis atau ikan teri masuk dalam ikan kering. Karena di keringkan dulu baru di jual. Beda dengan ikan jenis lainnya, kalau ada hasil dari kelong langsung di jual di pasar atau diambil langsung sama toke ikan yang sudah jadi langganan,” ujarnya.

Ia menceritakan selama bertani cabai dan tomat, hasilnya sudah kelihatan. Tinggal menunggu cabainya merah dan tomatnya sudah masak untuk di petik.

“Insha Allah setelah angin utara redah, kami turun lagi ke laut mencari rezeki. Cari ikan basah dan ikan kering (bilis) dan ikan basah lainnya seperti sotong,” kenangnya. (sp)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles