Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

325 Satker Dapat Jurus Jitu Percepat Pelaksanaan Anggaran 2021

TANJUNGPINANG – Presiden RI, Joko Widodo telah memerintahkan agar serapan anggaran bisa dipercepat Januari. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian dan pekerjaan tak menumpuk di akhir tahun.

Perintah itu turun sampai ke bawah. Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani juga memerintahkan jajarannya hingga ke daerah agar melakukan sosialisasi langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran 2021dan melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran 2020 serta pemberian apresiasi bagi Satker terbaik.

Itu juga yang dilakukan pihak Kanwil Ditjend Perbendaharaan Provinsi Kepri. Sebanyak 325 Satker Kementerian/Lembaga di Kepri telah mengikuti sosialisasi itu, Kamis (21/1) secara virtual.

Jurus-jurus agar pelaksanaan anggaran bisa cepat sudah disampaikan ke Satker. Sehingga diharapkan Januari ini juga, sebagian kegiatan sudah berjalan.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho didampingi Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Dani Ramdani membuka acara sosialisasi itu di Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepri, Dompak.

Acara kali ini mengambil tema ‘Sinergi Membangun Kepri Di Masa Pandemi’. Dengan tema ini, diharapkan agar APBN 2021 yang telah dialokasikan dalam DIPA 2021 se-Kepri menjadi alat fiskal dalam melanjutkan upaya melanjutkan program penanganan pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Sehingga dapat mendorong akselerasi reformasi belanja dalam rangka penyehatan fiskal untuk meningkatkan produktivitas, daya saing dan iklim investasi sekaligus penguatan efektivitas belanja di Kepri.

Pimpinan atau perwakilan 325 Satker K/L diundang bergabung melalui aplikasi Zoom dan kanal You Tube Kanwil DJPb Kepri.

Sosialisasi ini untuk menindaklajuti pesan Menkeu kepada menteri/pimpinan lembaga untuk melakukan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2021.

Sosialisasi ini sejalan juga dengan tugas pokok Kanwil Ditjen Perbendaharaan yang terdiri dari melaksanakan pembinaan, bimbingan teknis, monitoring dan evaluasi di bidang pelaksanaan anggaran pemerintah pusat, penganggaran, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta melaksanakan penyusunan review atas pelaksanaan dan analisis kinerja anggaran belanja pemerintah pusat.

Acara kali ini juga diisi dengan pemberian apresiasi satker terbaik tingkat Kanwil dan KPPN yang diberikan dengan 3 kategori yaitu Satker dengan IKPA terbaik berdasarkan pagu dana yang dikelola, Satker dengan penyerapan terbaik berdasarkan pagu dana yang dikelola, dan Satker pemegang Kartu Kredit Pemerintah (KKP) teraktif menggunakan dan memanfaatkan KKP dalam pelaksanaan anggarannya.

Pemberian penghargaan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau didasarkan pada nilai capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) selama TA 2020.

Teguh Dwi Nugroho menyampaikan harapannya agar pelaksanaan program/kegiatan/proyek termasuk program penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) tahun 2021 dapat lebih ditingkatkan dibandingkan dengan 2020 dengan melakukan langkah-langkah strategis sebagaimana telah disampaikan oleh Menteri Keuangan yaitu:

  1. Melakukan review terhadap DIPA tahun 2021.
  2. Melakukan percepatan persiapan pelaksanaan program/kegiatan/proyek, melakukan percepatan proses pengadaan barang/jasa (PBJ).
  3. Melakukan percepatan persiapanpenyaluran Bansos dan Banper sehingga penyalurannya bisa dilaksanakan mulai Januari 2021.
  4. Melakukan percepatan penyelesaian tagihan dan pengajuan SPM ke KPPN.
  5. Melakukan percepatan pelaksanaan DAK Fisik, Dana Desa, dan Dana BOS.

Di akhir sambutannya, Teguh Dwi Nugroho akan selalu melakukan upaya-upaya mendorong pencapaian kinerja Satker K/L yang diukur melalui pencapaian nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang optimal dan mengingatkan kembali agar Satker dapat melakukan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran 2021 dengan berkaca pada evaluasi pelaksanaan anggaran 2020.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran 2020 dan Langkah Strategi untuk Perbaikan Pada 2021 yang disampaikan Dani Ramdani.

Ia memaparkan evaluasi pelaksanaan anggaran 2020 berdasarkan nilai capaian setiap Indikator pada IKPA satker selama tahun 2020 yang terdiri dari 13 indikator kinerja yaitu: penyerapan anggaran, data kontrak, penyelesaian tagihan, pengelolaan UP dan TUP, LPJ Bendahara, kesalahan SPM, revisi DIPA, konfirmasi capaian output, deviasi Halman III DIPA, pagu minus, retur SP2D, Renkas, dan dispensasi SPM.

Di akhir paparannya, Dani Ramdani menyampaikan pesan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahwa pengelolaan anggaran yang dilakukan dengan baik bukan hanya menunjukkan kualitas ekonomi yang baik saja, namun hal ini juga akan menunjukkan martabat dan juga kualitas sebuah bangsa yang baik.

Acara diakhiri dengan pemberian apresiasi satker terbaik tingkat Kanwil dan KPPN yang dikelompokan dalam 3 kategori yaitu: Satker dengan IKPA terbaik berdasarkan pagu dana yang dikelola.

Satker dengan penyerapan terbaik berdasarkan pagu dana yang dikelola, dan Satker pemegang Kartu Kredit Pemerintah (KKP) teraktif.

Satuan kerja yang berkinerja baik dalam pelaksanaan anggaran merupakan salah satu faktor yang akan turut mendukung pembangunan Kepri.

Satuan kerja yang telah menunjukkan kinerja pelaksaaan terbaik perlu diberikan apresiasi untuk memotivasi satuan kerja lainnya agar melakukan hal serupa, serta untuk menumbuhkan sikap berkompetisi yang sehat dalam pelaksanaan anggaran.

Selama tahun 2020, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri telah melakukan monitoring dan evaluai atas kinerja pelaksanaan anggaran satuan kerja.

Kinerja yang dinilai meliputi Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), sebagai salah satu indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku BUN untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja.

IKPA memegang peranan penting sebagai salah satu alat ukur untuk menilai pelaksanaan belanja satuan kerja dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Apresiasi kedua diberikan kepada satuan dengan kinerja penyerapan anggaran terbaik. Hal ini penting karena penyerapan anggaran memegang peranan penting dalam menjaga perekonomian tetap tumbuh, khususnya di masa pandemi seperti saat ini terjadi.

Agar pemberian memenuhi unsur fairness dan proporsional sesuai dengan beban kerja yang tercermin dalam besar pagu, apresiasi satker dengan penyerapan anggaran terbaik diberikan kepada satker dalam 3 kategori, yaitu satker dengan pagu besar, pagu sedang dan pagu kecil.

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam Gerakan Non Tunai serta modernisasi pembayaran untuk menuju transaksi yang aman, meminimalisir idle cash, serta lebih akuntabel, apresiasi juga diberikan kepada satker dengan transaksi penggunaan kartu kredit pemerintah paling aktif. (rls/ang)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles