Jumat, Oktober 7, 2022

Pasti, Indonesia Resesi Ekonomi Triwulan III 2020

BATAM – Indonesia hampir pasti akan mengalami resesi ekonomi atau pertumbuhan ekonomi dua kali triwulan berturut-turut minus.

Pada Triwulan II-2020 (April-Juni), Indonesia mengalami pertumbuhan kontraksi yang cukup dalam hingga minus (-5.32) persen.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kwartal atau Triwulan III-2020 (Juli-September) masih minus 1-2,9 persen.

Itu artinya perekonomian Indonesia kontraksi dua kali berturut-turut di Triwulan II dan Triwulan III.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2020 (Januari-Maret) 2,97 persen. Dan diprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini tetap minus di kisaran (-0,6 persen hingga -1,7 persen).

Cepatnya perkembang biakan virus Corona atau Covid-19 di dunia dan mulai masuk ke Indonesia 12 Maret lalu membuat ekonomi dunia terseret termasuk Indonesia.

Sri Mulyani mengatakan, hampir semua sektor penopang pertumbuhan ekonomi di tahun ini mengalami kontraksi. Hanya konsumsi pemerintah yang tumbuh positif karena berbagai bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi ini.

Salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah menumpas Covid-19 ini sehingga tidak terjadi terus penambahan kasus baru. Karena virus inilah yang menyeret umat manusia ke jurang penderitaan. (ang)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles