Selasa, September 27, 2022

Anda PNS/ASN? 4 Tantangan Besar Harus Tahu

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo meminta para widyaiswara mampu beradaptasi terhadap perubahan dan kemajuan zaman yang terjadi.

Pasalnya, Widyaiswara berperan penting dalam mengembangkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Widyaiswara harus mampu mendidik dan melatih PNS dengan pola pembelajaran yang konstruktif sesuai perkembangan zaman dan dalam kondisi apapun termasuk dalam masa pandemi COVID-19,” terangnya, Minggu (20/9).

Menteri Tjahjo menegaskan, kemampuan PNS harus terus-menerus ditingkatkan melalui pengembangan kompetensi. Ini agar yang bersangkutan dapat terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi pada bidang tugasnya.

Dalam era globalisasi, teknologi informatika menjadi suatu keharusan. Pemerintah terus mendorong PNS agar memiliki etos kerja yang kuat, pekerja keras, dinamis, terampil serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Di sini Widyaiswara yang menjadi garda terdepan dalam pengembangan kapasitas PNS. Widyaiswara harus memiliki inovasi pengembangan metode pembelajaran dan juga terus mendekatkan pada kebaruan praktik penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Menteri Tjahjo juga berpesan kepada para Widyaiswara agar menyampaikan empat tantangan besar yang saat ini dihadapi Indonesia kepada peserta didik.

Tantangan pertama adalah korupsi, di mana area rawan terjadinya korupsi meliputi perencanaan anggaran, hibah dan bansos, pajak dan retribusi, pangadaan barang dan jasa, serta jual beli jabatan. Permasalahan bangsa yang kedua adalah bahaya narkoba yang telah masuk kedalam birokrasi.

Untuk memerangi narkoba, pihaknya bersama BNN dan beberapa kementerian dan lembaga lain telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Psikotropika dan Bahan Berbahaya lainnya.

Selanjutnya bahaya radikalisme dan terorisme. Pihaknya bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) telah bekerja sama untuk menangkal radikalisme dan terorisme pada lingkungan ASN.

Tantangan terakhir adalah bencana alam maupun nonalam. Indonesia termasuk negara rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, kebarakaran hutan, gunung meletus dan bencana alam lainnya. Saat ini, Indonesia juga tengah berupaya memerangi pandemi COVID-19 yang sangat berpengaruh pada kesehatan dan perekonomian negara. ***


sumber: jpnn.com

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles