Senin, Februari 6, 2023
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Trump Tak Setuju TikTok Kendali ByteDance

JAKARTA – Latform video kreatif TikTok memang sedang populer di masyarakat. Tak cuma generasi milenial, selebritis hingga pejabat negara pun bisa dengan mudahnya menjajal aplikasi ini.

TikTok baru-baru ini dikabarkan telah dibeli oleh perusahaan perangkat lunak asal Amerika Serikat Oracle. Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak terima jika TikTok masih sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan induknya di China, ByteDance.

Dikutip dari CNN, Kamis (17/9/2020) sebuah laporan dari Financial Times menunjukkan proposal ByteDance dan Oracle dapat membuat ByteDance mempertahankan saham mayoritas di TikTok. Mendengar kabar tersebut, Trump menentang bila ByteDance mempertahankan saham dan kendali di TikTok.

“Secara konseptual, saya dapat memberi tahu Anda bahwa saya tidak suka itu. Jika itu masalahnya, saya tidak akan senang dengan itu,” tegas Trump.

Hingga saat ini proposal dari ByteDance dan Oracle masih dalam evaluasi pemerintah AS. Mengingat TikTok dianggap dapat mengganggu keamanan nasional AS.

Trump mengatakan akan memberikan arahan terkait proposal tersebut pada Kamis ini. Dia menekankan bahwa secara keseluruhan harus menyangkut keamanan nasional AS.

“Itu harus 100% sejauh menyangkut keamanan nasional. Saya harus melihat kesepakatannya,” ujar Trump.

Trump juga menyatakan keterkejutannya bahwa secara hukum AS tidak bisa mendapatkan sebagian besar keuntungan dari TikTok.

“Saya ingin sebagian besar uang itu masuk ke pemerintah Amerika Serikat dan para pengacara kembali kepada saya dan berkata ada tidak ada cara untuk melakukan itu,” kata Trump.(net)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles