Jumat, Oktober 7, 2022

Potensi Ikan Kepri Rp17 Triliun Setahun

TANJUNGPINANG – Sumber Daya Ikan Laut Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memang berlimpah-limpah. Kepri memang kaya raya. Tapi itu dalam sebutan saja. Nyatanya, Kepri mudah terhempas krisis ekonomi.

Jika dilihat dari potensi ikan di laut itu, sangat banyak. Itu potensi. Hasil yang dipanen lumayan. Ya, lumayan sedikit. Mungkin tak sampai 1 persen.

Satu tahun, ekspor ikan Kepri paling Rp200 miliar. Mungkin lebih sedikit. Jika dibandingkan potensinya sekitar Rp17,2 triliun per tahun, angka ekspor itu belum seberapa.

Angka Rp17,2 miliar itu harga paling rendah jika dikalikan 860.650,11 ton/tahun dengan Rp20 ribu per Kg. Segitulah hasilnya.

Berdasarkan data dari website resmi Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan (Barenlitbang) Pemprov Kepri, potensi ikan di perairan kepri 860.650,11 ton/tahun.

Potensi sumber daya ikan laut di Laut Cina Selatan (WPP 711) diperkirakan sebesar 1.057.050 ton/tahun. Namun, tidak dijelaskan apakah WPP 711 ini sudah termasuk perairan Kepri atau hanya laut Cina Selatan (Kini ganti nama menjadi Laut Natuna Utara).

Sebab, dalam UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan pengelolaan laut 0-12 mil ada di tangan pemerintah provinsi. Bisa jadi, angka 1.057.050 ton/tahun itu di luar laut Kepri.

Jika kembali ke potensi laut Kepri sebesar 860.650,11 ton/tahun dan jika dikalikan dengan Rp30 ribu per Kg, hasilnya lebih mencengkan lagi, Rp25,8 triliun.

Sedangkan harga ikan di pasar tergantung jenisnya. Ada yang Rp25 ribu hingga Rp60 ribu sekilo. Tergantung segar tidaknya ikan itu. Tergantung stok yang ada.

Potensi perikanan tangkap di Provinsi Kepri terbesar berada di perairan Natuna dengan tingkat pemanfaatan baru mencapai 4-6% dari total potensi Kabupaten Natuna sebesar 504.212,85 ton/tahun (58,59 %) dari total potensi Provinsi Kepri, diikuti Kabupaten Bintan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Lingga.

Hasil ikan laut Kepri belum bisa maksimal ditangkap karena kebanyakan nelayan Kepri masih menggunakan alat tradisional. Banyak potensi ikan Kepri membuat daerah ini sering dimasuki nelayan asing alias mencuri. (ang)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles